Ini Harapan Andi Surya untuk Kapolda Baru
Di antaranya terkait konflik pertanahan antara masyarakat dengan PT KAI.
Penulis: Muhammad Heriza | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Anggota DPD RI asal Lampung Andi Surya meminta Irjen Suntana selaku Kapolda Lampung yang baru bisa peka dalam menangkap keresahan masyarakat Lampung. Di antaranya terkait konflik pertanahan antara masyarakat dengan PT KAI.
"Persoalan mendasar yang menjadi sentral keresahan rakyat saat ini masih pada kasus-kasus pertanahan, baik HGU, HPL, HGB, dan groonkaart. Salah satunya seperti kasus tanah groonkaart Belanda yang diklaim PT KAI saat ini," kata Andi Surya melalui rilis, Sabtu (6/1/2018).
Baca: Pengganti Kapolda Lampung Ternyata Juniornya di Akpol
Dijelaskannya, lahan-lahan groonkaart tersebut sudah ditempati rakyat lebih dari 50 tahun lalu. Begitu pun status rumah dinas yang ditempati keluarga pensiunan PJKA juga sudah ditempati ahli waris lebih dari 40 tahun lalu.
"Sebaiknya Kapolda baru bisa mengoordinasikan seluruh jajarannya, terutama Polresta Bandar Lampung, agar mengamankan dan menjaga status quo saat ini," ujarnya.
Mengapa demikian? Sebab, kasus tanah groonkaart tersebut masih dalam advokasi Badan Akuntabilitas Publik DPD RI. Sehingga, status lahan dan rumah-rumah dinas itu merupakan hak ahli waris. Karena lahan groonkaart dikuasai negara, bukan milik PT KAI.
Baca: Irjen Suroso Hadi Siswoyo Lengser dari Kapolda Lampung, Siapa Penggantinya?
"Apalagi warga rata-rata memegang surat pemberian rumah dinas dari PJKA saat itu, PBB, pembayaran listrik, dan sebagian sudah mengantongi surat keterangan lahan sebagai alat bukti yang ditempati warga saat ini,” imbuhnya.
Untuk merujuk masalah ini kembali pada UU PA Nomor 5/1960 dan UU Perkeretaapian Nomor 23/2007 yang menegaskan lahan PT KAI adalah enam meter kiri dan kanan rel.
Wasekjen DPP Partai Hanura Bidang Bina Wilayah Lampung-Bengkulu itu juga berharap agar Irjen Suntana dapat mengarahkan Polresta untuk tidak menggusur atau mengosongkan rumah-rumah dinas PJKA milik warga seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Saat ini tahun politik. Mari kita bersama menjaga tatanan ketenteraman dan kenyamanan di tengah masyarakat agar pilkada tidak terganggu kehebohan di sepanjang rel kereta api, khususnya di Bandar Lampung," imbaunya.
Pemilik Perguruan Tinggi Umitra itu juga mengapresiasi pergantian Kapolda Lampung dari Irjen Suroso Hadi Siswoyo kepada Irjen Suntana.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Irjen Suroso. Semoga sukses di tempat pengabdian yang baru. Untuk Kapolda baru Irjen Suntana, semoga cepat mengenali karakter masyarakat Provinsi Lampung, baik dari aspek demografis, budaya, politis, dan kriminalitas secara umum. Muaranya dapat membawa Polda Lampung sebagai aparat keamanan yang dicintai rakyat," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/andi-surya_20160604_135103.jpg)