Besok Pagi Pengumuman Hasil Tes Kesehatan 18 Balon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Lampung
Tim pemeriksa kesehatan balon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari IDI menyerahkan hasil tes kesehatan kepada KPU Lampung.
Penulis: Beni Yulianto | Editor: Yoso Muliawan
LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BENI YULIANTO
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim pemeriksa kesehatan dari IDI menyerahkan hasil tes kesehatan pasangan balon kepala daerah dan wakil kepala daerah, Selasa (16/1/2018).
Hasil tes kesehatan itu total untuk 18 balon. Rinciannya, empat balon gubernur dan empat balon wagub. Tiga balon bupati dan tiga balon wabup Lampung Utara. Serta, dua balon bupati dan dua balon wabup Tanggamus.
Sesuai jadwal dan tahapan, penyampaian hasil tes kesehatan berlangsung antara 15-16 Januari.
Selanjutnya, KPU akan mengumumkan hasil tersebut pada hari ini, Rabu (17/1). Bersamaan dengan hasil penelitian berkas persyaratan pasangan balon.
Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengungkapkan, pihaknya mengundang pihak pasangan balon untuk menyampaikan hasil tes kesehatan.
"Hasilnya akan kami sampaikan dalam rapat pleno terbuka pukul 10.00 WIB di kantor KPU Lampung," katanya di aula KPU.
Nanang menjamin kerahasiaan hasil tes kesehatan. Berkas hasil tes kesehatan, jelas dia, terbungkus amplop warna cokelat dan tersegel.
"Saya sudah minta pihak rumah sakit untuk menyegel hasilnya. Saya pastikan baru akan kami buka besok (hari ini) pukul 10.00 WIB," ujarnya.
Direktur Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek Herry Djoko Subandrio menyatakan, dalam prosesnya, pemeriksaan kesehatan pasangan balon kepala daerah dan wakil kepala daerah melibatkan banyak pihak. Mulai dari IDI, KPU, Bawaslu, hingga Badan Narkotika Nasional, dan Himpunan Psikologi Indonesia.
"Prosesnya selama empat hari. Banyak yang terlibat. Mulai dari KPU, Bawaslu, IDI, BNN, Himpsi, dan lainnya," papar Herry.
"Tesnya juga bermacam-macam. Mulai dari bebas narkotika, psikologi, dan fisik seperti pemeriksaan organ tubuh, jantung, USG, serta pemeriksaan bagian leher apakah ada syaraf yang bermasalah atau rusak," sambungnya.