BREAKING NEWS LAMPUNG

Danrem: Banyak Senpi Ilegal Beredar di Masyarakat

Cara yang digunakan adalah berkomunikasi dengan masyarakat yang memiliki senpi ilegal.

Danrem: Banyak Senpi Ilegal Beredar di Masyarakat
Tribunlampung/Bayu
Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Hadi Basuki 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG  - Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Hadi Basuki mengungkapkan, dari hasil pemantauan, masih banyak senjata api ilegal yang beredar di masyarakat.

“Ini terbukti dengan maraknya kasus curanmor dengan disertai kekerasan. Seperti penodongan itu masih ada,” ungkap Hadi, Selasa (16/1/2018).

Bahkan sejak periode pertamanya menjadi Danrem, lanjut Hadi, sudah beberapa kali diserahkan senpi rakitan kepada Polda Lampung, dan kemudian dihancurkan.

Baca: VIDEO TEASER: Polisi Gerebek Gudang Senpi

“Nah, ini ada juga sampai dengan kemarin, 2017 akhir, senjata rakitan sebanyak 196 pucuk, yang terdiri dari laras panjang dan pendek, serta amunisi sebanyak 356 butir,” ungkapnya.

Menurutnya, senpi tersebut adalah hasil penyerahan dari masyarakat. Cara yang digunakan adalah berkomunikasi dengan masyarakat yang memiliki senpi ilegal.

“Jadi anggota saya bisa berkomunikasi dengan masyarakat yang memiliki itu (senpi ilegal). Dengan kesadaran, mereka menyerahkan senjata tersebut dan posisi sudah di Korem,” sebutnya.

Baca: Senpi Rakitan Produksi Jabung Dibanderol Rp 2 Juta

Hadi berencana memusnahkan senpi-senpi ilegal tersebut. Namun, pihaknya kini tengah melakukan koordinasi dengan polisi, khususnya Polda Lampung, untuk melaksanakan pemusnahan senpi tersebut.

“Ada 196 (senpi) dan 356 butir amunisi yang diserahkan masyarakat. Itu yang bisa kita dapatkan di akhir tahun 2017. Itu yang masih ada di korem, dan didapat dari beberapa kodim. Ada di Lampung Barat, Tulangbawang Barat, dan Lampung Utara,” katanya.

Hadi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memiliki senpi. Menurut dia, itu tidak ada gunanya. Meskipun dengan dalil pengamanan diri.

“Malah memberatkan kita. Sebab, ada UU yang melarang hal itu. Alangkah baiknya serahkan semuanya kepada aparat,” imbuhnya. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved