Petambak Udang Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi, Isinya Menohok Sekaligus Menggelikan

Petambak udang di Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang ini menyebarkan surat terbuka untuk presiden melalui akun media sosialnya.

Petambak Udang Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi, Isinya Menohok Sekaligus Menggelikan
Tribunlampung/Endra
Kondisi jalan rusak di Dipasen 

Akhir - akhir ini memang kami sebagai rakyat di ujung utara lampung mungkin juga se indonesia sering dibuat agak bingung dengan istilah - istilah baru yang digunakan di media kita.

Kiranya bapak pun bisa memaklumi karna pelosok kali tempat kami ini. Ada saja itu istilah baru mulai dari zaman NOW, persekusi, sampai yang terakhir ini 'mahar' (macam nak melamar gadis saja).

Berkenaan dengan apa yang bapak presiden sampaikan dan dikutip oleh media nasional diatas ,yang ingin kami sampaikan juga laporkan adalah terkait dengan istilah 'infrastruktur' yang tidak boleh hanya bergantung pada APBN / Kas negara. 

Kalimat ini rasa - rasanya bikin kami makin bingung dan bimbang dengan kejelasan kondisi jalan di daerah kami .

Dalam foto yang saya lampirkan bersama surat terbuka ini kita melihat betapa banyak kepentingan rakyat yang menjadi semakin sulit karena jalan yang harus kami lalui kondisinya rusak parah selama bertahun-tahun bahkan sejak pertama ada. 

Sebagai Informasi jalan yang ada dalam foto diatas adalah Jalan Poros rawajitu, yang alhamdulillah sudah berstatus sebagai Jalan Nasional. 

Sebagai rakyat kecil kami beranggapan jalan kami ini adalah bagian dari infrastruktur milik negeri kita  yang sepengetahuan kami biaya perbaikannya dianggarkan sepenuhnya dari APBN.

Jadi jikalau hari ini kita mulai harus berfikir bahwa anggaran untuk perbaikan jalan kami ini tidak boleh lagi sepenuhnya dibebankan ke APBN, maka izinkanlah kami untuk mengetahui darimana semestinya anggaran untuk perbaikan jalan kami ini ?

Bukan bermaksud tidak percaya pada sistem anggaran belanja negara kita, maupun alokasi dana untuk rakyat lainnya. 

Tak lebih maksud kami hanya ingin mendoakan agar lembaga, intansi, badan atau apapun lah itu namanya yang diberi beban untuk mencari pendanaan guna perbaikan jalan kami ini bisa segera mendapatkan anggaran dananya.

Halaman
1234
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved