Warga Minta Perbaikan Jalan Ngarip-Petai Kayu Dilanjutkan

Namun perbaikan seluruhnya belum tuntas, karena tahun 2017 masih diprioritaskan titik yang kondisinya rusak parah.

Warga Minta Perbaikan Jalan Ngarip-Petai Kayu Dilanjutkan
tribunlampung/tri
Begini kondisi jalan rusak di ruas Pekon Penantian-Petai Kayu, Ulu Belu. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Warga Kecamatan Ulu Belu berharap perbaikan jalan lintas provinsi ruas Pekon Penantian-Petai Kayu berlanjut tahun ini. 

Menurut Pardi, warga Pekon Gunung Sari, Kecamatan Ulu Belu, perbaikan jalan memang sudah dilakukan bertahap dan sekarang ruas Pekon Ngarip sudah bagus.

Baca: Abaikan Jalan Rusak, Pemkab Tuba Bisa Kena Pidana

Namun perbaikan seluruhnya belum tuntas, karena tahun 2017 masih diprioritaskan titik yang kondisinya rusak parah, sedangkan sisanya masih onderlagh tertutup tanah. 

"Kalau bisa tahun ini perbaikannya berlanjut sebab belum semua yang tempat parah dicor. Terus yang bagian tidak dicor juga secepatnya bagusin lagi, jangan dibiarkan onderlagh terus," terang Pardi, Kamis, 25 Januari 2018.

Di ruas Pekon Penantian masih ada satu titik yang rusak parah, panjang jalan sekitar 300 meter. Keparahan karena jalan sudah tidak berbentuk sebab terus-terusan dikeruk untuk hilangkan lumpur.

Baca: Kontraktor Tol Trans Sumatera Harus Perbaiki Jalan Rusak

Dampaknya kedalaman jalan 1,5 meter dari permukaan jalan semula. Kelebaran juga hanya untuk satu mobil sehingga saat mobil melewatinya harus gantian. 

"Kalau dari Ngarip sampai Gunung Sari, tinggal satu yang masih parah sekali. Kalau bisa cepat diperbaiki sama seperti tempat lain," ujar Pardi. 

Ia mengaku, jika ingin diperbaiki sebenarnya tidak begitu berat, sebab di titik lain ada yang lebih parah dan kondisinya panjang namun bisa diperbaiki.

"Kalau di tempat lain selama dua tahun ini, perbaikannya akhir tahun, dan kalau bisa yang ini juga akhir tahun ini, sekaligus juga perbaikan yang sekarang masih onderlagh supaya diaspal halus," pinta Pardi. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved