Sadis, Ibu Tiri Diduga Siram Bayi 5 Bulan Pakai Air Panas

Dicky menjelaskan, dari pengakuan Norma bahwa ia baru saja menidurkan anaknya di ayunan yang terletak di dekat dapur.

Sadis, Ibu Tiri Diduga Siram Bayi 5 Bulan Pakai Air Panas
Intisari online
Ilustrasi Balita. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MAKASSAR - Seorang ibu rumah tangga (IRT), Irma alias Nia (38), warga Kampung Batue, Kelurahan Bontomatene, Kacamatan Segeri, Kabupaten Pangkajene, Kepulauan (Pangkep), diduga tega menyiram anak tirinya, Miftahul Jannah (5 bulan), yang sedang tertidur di ayunan.

Kabid Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Polisi Dicky Sondani menuturkan, peristiwa penyiraman air mendidih wajah korban terjadi saat ibu kandungnya, Norma (27), ke rumah tetangganya.

Baca: VIDEO: Viral, Pria Ini Masukkan Cincin ke Jari Jenazah Kekasihnya

Irma yang merupakan istri pertama dan Norma istri kedua dari Nuru ini tinggal serumah.

Dicky menjelaskan, dari pengakuan Norma bahwa ia baru saja menidurkan anaknya di ayunan yang terletak di dekat dapur. Norma kemudian pergi ke rumah tetangganya dan pulang melihat mulut dan kedua pipi anaknya melepuh.

"Berselang 5 menit, Irma berteriak memanggil Norma bahwa anaknya menangis. Setelah kembali ke rumahnya, Norma melihat mulut dan kedua pipi anak melepuh," ujar Dicky, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 27 Januari 2018.

Baca: Jual Istri Berharga Fantastis, Pria Ini Rela Antar Jemput Tiap Malam

Norma lalu membawa anaknya ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan tim medis. Peristiwa ini diketahui setelah anggota Bhabinkamtibmas mendapat informasi dari warga dan melakukan pengecekan ke puskesmas.

"Kasus ini sudah ditangani oleh Polres Pangkep. Hasil analisis TKP, ayunan korban berada di dapur sekitar 2 meter dari tempat memasak, Norma meninggalkan anak kandungnya dalam kondisi tertidur dan sehat, saat kejadian hanya Irma berada di dalam rumah bersama korban," tandasnya.

Berdasarkan analisis kondisi tempat kejadian, korban mengalami luka melepuh pada bagian mulut, pipi kiri, dan kanan sengaja dilukai dengan menggunakan air panas. Saat itu, baju korban juga dalam keadaan basah.

"Indikasi pelaku mengarah kepada ibu tirinya, Irma. Karena hanya Irma yang berada di dalam rumah waktu itu. Irma masih dimintai keterangan dan penyidik Polres Pangkep masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini," ucap Dicky. (*)

Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved