Satu Pekan Diintai, Dua Jam Digeledah, Sabu Rp 2 Miliar Ternyata Dibungkus Pakai Ini
Menurut Abrar, petugasnya membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan seluruh bagian bus.
Penulis: Muhammad Heriza | Editor: nashrullah
Laporan Wartawan tribunlampung.co.id M Heriza
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil menggagalkan pengiriman 2 kilogram sabu-sabu dari Provinsi Aceh menggunakan bus menuju Jakarta.
Baca: Merasa Dijebak Anggota DPRD, Kadisdag Mengadu ke Wali Kota, Ketua Komisi: Harusnya Gentle
Sabu-sabu senilai Rp 2 miliar tersebut disembunyikan di plafon bus PMTOH BL 7906 AA.
Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Komisaris Besar M Abrar Tuntalanai mengatakan, petugasnya mencegat bus tersebut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Terbanggibesar, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (31/1/2018) sekitar pukul 22.30 WIB.
Selain menyita barang bukti sabu-sabu seberat 2 kilogram, polisi juga menangkap empat tersangka yang merupakan dua sopir bus dan kernet.
Mereka adalah Syarif (67), Irfani (23), Hayudin (34) dan Armansyah (45).
"Keempat pelaku semuanya berasal dari Provinsi Aceh," tutur Abrar saat menggelar kasus di Mapolda, Kamis (1/2.2018).
Abrar mengungkapkan, tidak mudah bagi anggotanya mengungkap pengiriman 2 kg sabu-sabu tersebut.
Polisi butuh waktu satu pekan melakukan penyelidikan di lapangan.
Abrar mengatakan, kurang lebih satu pekan polisi mengintai dan menunggu bus tersebut.
"Jadi, polisi sudah menunggu bus tersebut dan sampai di Lampung tadi (Rabu) malam. Kemudian polisi langsung melakukan pencegatan di Jalinsum, Terbanggibesar," terang Abrar.
Abrar menjelaskan, keberhasilan menggagalkan pengiriman 2 kg sabu-sabu berawal dari informasi yang diterima petugas.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, benar ternyata di dalam bus ditemukan dua paket besar sabu- sabu seberat 2 kg yang terbungkus dalam plastik teh. Dua paket sabu disimpan di palfon bus," terang Abrar.
Menurut Abrar, petugasnya membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan seluruh bagian bus.
Sebab, kata dia, awalnya para pelaku tidak mengakui membawa paket narkoba di bus tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/sabu_20180201_202155.jpg)