Habiskan Miliaran Rupiah, Begini Kondisi Terminal Agribisnis Lampung

Kawasan yang sempat digadang-gadang menjadi pusat tata niaga komoditas hasil bumi itu malah mangkrak.

Tribunlampung/Dedi
Terminal Agribisnis 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PENENGAHAN - Setelah hampir lima tahun, keberadaan kawasan Terminal Agribisnis Lampung di Gayam, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan nyaris tidak bergaung.

Kawasan yang sempat digadang-gadang menjadi pusat tata niaga komoditas hasil bumi itu malah mangkrak. Saat ini hanya terlihat gedung-gedung kosong.

Baca: Terminal Agribisnis Lampung Kian Mangkrak Tanpa Transaksi

Padahal, awalnya kawasan tersebut ditargetkan untuk menunjang Sistem Logistik Nasional (Sislognas).

Menurut Ketua KTNA Lampung Selatan Amin Syamsudin, para pelaku usaha sektor pertanian dan para petani sangat berharap Terminal Agribisnis yang menelan anggaran miliaran rupiah itu difungsikan sesuai tujuan semula.

Petani dan para pelaku usaha berharap ada kegiatan tata niaga hasil bumi di kawasan Terminal Agribisnis. Meski belum seperti yang diharapkan, paling tidak ada kegiatan usaha tata niaga di kawasan tersebut.

Baca: (VIDEO) Sekda Sutono Tinjau Terminal Agribisnis Lampung

“Kita sangat berharap Terminal Agribisnis itu bisa difungsikan sebagaimana tujuan awal pembangunannya. Kan sayang sudah cukup banyak alokasi anggaran untuk membangun berbagai fasilitas d isana,” terangnya, Jumat, 2 Februari 2018.

Amin mengatakan, dahulu para petani sempat berharap hadirnya kawasan Terminal Agribisnis Lampung di Desa Gayam dapat memberikan kepastian pasar dan harga komoditas pertanian. Sehingga para petani tidak lagi terjepit dengan permainan harga, terutama saat musim panen.

“Awal dibangunnya Terminal Agribisnis ini diharapkan bisa memberikan kepastian pasar dan juga informasi harga komoditas pertanian. Dan ini memang diharapkan para petani,” tandas Amin. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved