Seusai Dipijat, Pelajar Ini Malah Jadi Korban Predator Seks

Pada Minggu itu, Agus mengajak korban dan rekan-rekannya main ke rumah setelah menghabiskan waktu bersama di kompleks Pemkab Pringsewu.

tribunlampung/didik
Agus Priyanto (kedua kiri) menjalani pemeriksaan di Mapolsek Gadingrejo. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Seorang pelajar di Gadingrejo, Pringsewu mengalami trauma. Itu setelah dirinya mendapat perlakuan tak senonoh oleh seorang predator seks.

Kini, pelaku bernama Agus Priyanto (35) itu sudah diamankan di Mapolsek Gadingrejo. Ia ditangkap karena diduga mencabuli remaja laki-laki berusia 15 tahun. Korban yang berstatus pelajar itu pun mengadu kepada orangtuanya.

Baca: VIDEO: Idap Hidrosefalus, Kepala Nazahatul Gembur Seperti Air Dibungkus Plastik

Kapolsek Gadingrejo Ajun Komisaris Sarwani menuturkan, pencabulan itu terjadi pada Minggu, 28 Januari 2018, sekitar pukul 19.30 WI. Menurut Sarwani, tersangka dan korban sudah saling kenal.

Pada Minggu itu, papar dia, Agus mengajak korban dan rekan-rekannya main ke rumah setelah menghabiskan waktu bersama di kompleks Pemkab Pringsewu. Di rumahnya, tersangka membuatkan mi instan untuk korban dan rekan-rekannya.

Namun saat itu, jelas Sarwani, korban merasa tak enam badan. Agus pun menawarkan diri untuk memijat korban. Karena tak curiga, korban menerima tawaran Agus.

"Saat tersangka memijat korban di dalam kamar, tersangka tiba-tiba memegang alat vital korban. Kemudian, menarik celana dalam hingga mencabuli korban," kata Sarwani, Jumat, 2 Februari 2018.

Baca: Begini Nasib Polwan yang Digerebek di Hotel

Korban yang trauma kemudian bercerita kepada orangtuanya. Setelah itu, korban dan orangtuanya melapor ke Polsek Gadingrejo.

Polisi pun menciduk tersangka di rumahnya berdasarkan laporan kepolisian bernomor LP/B-105/I/2018/Polda Lpg/Res Tanggamus, tertanggal 31 Januari 2018.

"Agus menjadi tersangka pencabulan terhadap laki-laki di bawah umur. Pemeriksaan saksi-saksi dan gelar perkara serta alat bukti menguatkan tindakan pencabulan itu," ujar Sarwani.

Agus kini menjalani penahanan di sel Mapolsek Gadingrejo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia terjerat pasal 76E, pasal 81 ayat 1, dan pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU.

"Ancaman hukumannya berupa penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun penjara," ujar Sarwani.

Tersangka sendiri mengakui memiliki orientasi seksual homoseksual. "Saat bertemu korban, dia merasa jatuh cinta," kata Sarwani. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved