Breaking News:

WFS Berikan Layanan Bantuan Hukum Bagi BICL

Tim kantor hukum dalam pekerjaannya berkewajiban untuk memberikan pendidikan dan kesadaran hukum bagi masyarakat.

Penulis: Beni Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
tribunlampung/beni
Wahrul Fauzi Silalahi (kiri) menyampaikan sambutan setelah penandatanganan kontrak kerja sama pelayanan jasa hukum di kantor WFS, Jumat, 2 Februari 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kantor Hukum Wahrul Fauzi Silalahi (WFS) dan Rekan memberikan pelayanan jasa hukum kepada anggota dan keluarga Blazerian Indonesia Chapter Lampung (BICL).

“Kami akan berikan pelayanan jasa hukum ini dengan maksimal,” tegas Direktur Kantor Hukum WFS dan Rekan Wahrul Fauzi Silalahi saat menyampaikan sambutannya setelah penandatanganan kontrak kerja sama pelayanan jasa hukum di Kantor WFS Jalan Khairil Anwar No 32/81 A, Kelurahan Durian Payung, Bandar Lampung, Jumat, 2 Februari 2018.

Baca: Pasien Dilarang Pakai Ambulans Gratis, Pengamat: Itu Kekeliruan Besar

Mantan direktur Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung ini juga menyampaikan bahwa tim kantor hukum dalam pekerjaannya berkewajiban untuk memberikan pendidikan dan kesadaran hukum bagi masyarakat, termasuk kepada anggota BICL.

“Saya juga punya kebo blazer yang diberi nama kumbang aspal yang berarti pejuang dan tangguh di jalanan, serta komunitas blazerian ini juga punya prinsip kekeluargaan yang sangat kuat,” terang pengacara yang pernah tampil di acara Mata Najwa ini.

Menurut Fauzi, bidang pelayanan jasa hukum di antaranya yaitu melakukan mediasi pada penanganan permasalahan hukum yang terjadi, baik secara pidana maupun perdata, tata usaha negara, maupun penanganan sengketa hukum lainnya yang penyelesaiannya di luar pengadilan.

Baca: Berharap Ambulans Gratis, Pasien Terpaksa Merogoh Kocek Rp 520 Ribu

Jasa hukum ini bersifat litigasi, yaitu mewakili BICL dalam mengahadapi persoalan hukum, baik di luar maupun sampai di dalam pengadilan dengan cara mendampingi ketua dan anggota/member BICL, apabila menghadapi suatu permasalahan pidana, baik di kepolisian, instansi penyidik sipil, kejaksaan dan atau pengadilan.

Selain itu mewakili dan atau mendampingi dalam menghadapi gugatan secara perdata, mendampingi dan atau mewakili dalam melakukan suatu kesepakatan atau perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga.

Untuk jasa hukum yang bersifat nonlitigasi, yaitu memberikan pendapat hukum atas permasalahan hukum, penelitian hukum yang dapat, akan dan sedang timbul berkaitan dengan kedudukan dan badan hukum, berkaitan dengan tenaga kerja, modal usaha.

Fauzi menambahkan, jasa hukum lainnya, menghadapi pihak-pihak di luar perusahaan yang memiliki hubungan kerja dengan maupun yang tidak secara langsung serta membantu dan mendampingi proses mediasi.

“Tugas kami melakukan pendampingan anggota BICL yang berpotensi atau yang sedang bermasalah dengan hukum,” jelasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved