Breaking News:

Ketua BK DPRD Lamteng Bantah Dicokok KPK, Inilah Fakta-faktanya

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Lampung Tengah Wahyudi membantah dirinya ditangkap KPK terkait pengembangan OTT

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: soni
Ketua BK DPRD Lamteng Bantah Dicokok KPK, Inilah Fakta-faktanya
Wahyudi

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Lampung Tengah Wahyudi membantah dirinya ditangkap KPK terkait pengembangan OTT dugaan suap Rp 1 miliar.

Anggota DPRD Lampung Tengah Sumarsono mengatakan, berita mengenai penangkapan rekannya tersebut bohong atau hoaks. Karena ia telah mengonfirmasi langsung dengan Wahyudi.

Baca: PCX Dituding Pakai Knalpot Akrapovic Palsu, Penjelasan AHM Bikin Geleng-geleng Kepala Netizen

"Ini saya baru telepon. Beliau tidak ditangkap. Kabarnya lagi di rumah di Lampung Tengah. Jadi itu berita tidak benar sama sekali," ujarnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (18/2) malam.

Kepastian tersebut juga dibenarkan Wahyudi saat dihubungi Tribun via telepon. "Saya di rumah baru sampai. Dari tadi banyak kerabat telepon tanya. Saya juga bingung. Siapa yang ditangkap," bebernya.

Baca: Ingin Kuat, Pria Setengah Baya Ini Gunakan Narkoba sebagai Doping

Ia menyayangkan, beredarnya berita tersebut tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu. "Nah, ini saya salut dengan Tribun yang mau konfirmasi. Itu berita tidak ada yang konfirmasi ke saya. Makanya saya juga bingung," katanya lagi.

Dijelaskannya, sejak pagi dirinya menghadiri beberapa undangan kerabat. Sehingga tidak sempat membuka handphone. Ia baru tahu berita dari istri yang menelpon menanyakan kebenaran informasi tersebut.

"Istri telepon. Lah wong saya kondangan. Bingung. Hari sabtu acara partai. Ini berita ngawur kok enggak konfirmasi. Saya menyesal sekali. Saya minta itu dibenarkan. Saya keberatan beredar berita itu. Itu sepihak dan fitnah. Kalau gitu saya bisa somasi," ungkapnya.

Beredarnya penangkapan Wahyudi sendiri ramai diberitakan sejak Minggu sore di sejumlah portal online. Beberapa nara sumber yang Tribun Lampung hubungi mengaku benar dapat kabar dari teman adanya penangkapan kembali anggota DPRD oleh KPK.

"Katanya ditangkap. Tapi saya enggak tahu betul atau tidak. Baru dari berita itu," terangnya yang enggan disebutkan identitasnya, seraya mengirim beberapa link portal online. Berita penangkapan juga ramai dibahas pada media sosial facebook. (dra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved