Kakek Nenek Urus Kesehatan Naik Haji Diperlakukan Seperti Ini dari Petugas Puskesmas

DPRD Kota Bandar Lampung menyayangkan penolakan pasien bernama Mardini Pawirosentono (76) dan Reobina Kasmaredja

Kakek Nenek Urus Kesehatan Naik Haji Diperlakukan Seperti Ini dari Petugas Puskesmas

Laporan wartawan Tribun Lampung romi rinando

TRIBUN LAMPUNG. CO.ID, BANDAR LAMPUNG - DPRD Kota Bandar Lampung menyayangkan penolakan pasien bernama   Mardini Pawirosentono (76) dan Reobina Kasmaredja Djodinomo (67, warga Panglima Polim Gang Mawar Putih Gedung Air oleh petugas puskesmas Gedong Air.

Kedua pasien manula tersebut ingin meminta rujukan kesehatan di puskesmas itu sebagai   persyaratan naik haji, namun oleh petugas ditolak.

Baca: (VIDEO) New Garden, Kosep Baru Bukit Randu Resto Memikat Konsumen

"Ketika ada masyarakat yang meminta pelayanan, harusnya diberikan pelayanan, bukan ditolak.  Tidak  semua pasien itu tahu dan  paham  proses pelayanan kesehatan. Apalagi  pasien  manula, mestinya dibantu,  jangan asal tolak," kata Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Handrie Kurniawan seusai mengunjungi puskesmas Gedong Air, Senin (19/2/2018). 

Baca: Ini 6 Artis yang Terlibat Narkoba. Nomor 4 Dua Kali Masuk Penjara dan Nomor 3 Sudah Tante-tante

Sementara,  Kepala Puskesmas Gedung Air Titin Agustin membantah ada penolakan pasien di Puskesmas Gedong Air, yang ada hanya misskomunikasi.

“Ini  hanya salah paham saja,   kami  di puskes ini setiap tahun melayani kesehatan jemaah haji. Yang jelas ini kelalaian  petugas yang kurang teliti  membaca surat yang diajukan," kata Titin.

Ke depan, ia berjanji akan melakukan evaluasi terhadap  petugas dan pegawai agar harus lebih teliti, dalam menjalankan tugas, sehingga kasus serupa tidak terulang lagi. (*)

Penulis: Romi Rinando
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved