Kewajiban ASN Mesuji Beli Beras Lokal Bisa Cegah Permainan Tengkulak

Camat dan kepala desa di Mesuji menilai kewajiban ASN membeli beras lokal akan mempersempit ruang gerak tengkulak.

Kewajiban ASN Mesuji Beli Beras Lokal Bisa Cegah Permainan Tengkulak
Tribun Lampung/Endra Zulkarnain
Bupati Mesuji Khamami (dua dari kiri) menunjukkan beras lokal hasil panen petani Mesuji kepada Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ENDRA ZULKARNAIN

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Beberapa camat dan kepala desa di Mesuji menilai kewajiban aparatur sipil negara membeli beras lokal petani Mesuji akan mempersempit ruang gerak tengkulak.

Camat Panca Jaya Taufiq Widodo menjelaskan, kebijakan ini bisa menstabilkan harga beras di Mesuji yang selama ini kerap menjadi "mainan" tengkulak.

"Harga beras petani jadi lebih stabil. Tengkulak nggak mainin harga seperti yang selama ini terjadi," ujarnya, Selasa (20/2/2018).

Kepala Desa Panca Warna, Kecamatan Way Serdang, Abdul Kodir, mengungkapkan, kewajiban ASN membeli beras lokal akan memutus permainan tengkulak yang selama ini membeli gabah petani dengan harga murah.

"Ini juga akan meningkatkan perekonomian. Apalagi kemarin katanya ada beras impor dari Thailand masuk Lampung. Itu kan bisa mematikan pendapatan petani lokal," kata Kodir.

Ia pun menilai penerapan kebijakan itu tidaklah berat. Selain membantu memasarkan produk lokal, menurut dia, juga akan meningkatkan perekonomian petani.

"Yang jelas, beli beras petani lokal justru lebih untung, karena harganya di bawah harga pasaran," ujar Kodir.

Taufiq menambahkan, penerapan kebijakan tersebut akan saling menguntungkan antara petani dan ASN.

"Selain berasnya bagus, harganya juga terjangkau. Harganya termasuk murah untuk beras dengan kualitas baik seperti itu. Rasanya juga enak," katanya.

Pemkab Mesuji membuat terobosan untuk menyejahterakan petani lokal. Melalui Surat Edaran Nomor 04/IV.01/MSJ/2018, Bupati Khamami mewajibkan para ASN membeli dan mengonsumsi beras hasil panen petani Mesuji.

Edaran itu sekaligus untuk imbauan kepada pimpinan dan anggota DPRD, kepala sekolah, guru, pegawai puskesmas, kepala dan perangkat desa, aparat Badan Permusyawaratan Desa, hingga staf non-ASN se-Mesuji.

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved