Banyak Anggota DPRD Tak Sampaikan LHKPN, Begini Siasat KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat, DPR dan DPRD menempati peringkat ketiga terbanyak sebagai pelaku tindak pidana korupsi

Banyak Anggota DPRD Tak Sampaikan LHKPN, Begini Siasat KPK
Tribunlampung.co.id/Noval Andriansyah
Ilustrasi - Rapat Paripurna DPRD Lampung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat, DPR dan DPRD menempati peringkat ketiga terbanyak sebagai pelaku tindak pidana korupsi, sepanjang 2004-2017, di bawah swasta dan pejabat eselon I-IV.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, penyampaian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang minim menjadi salah satu indikator potensi korupsi semakin besar.

"Secara khusus, memang belum ada yang mempelajati keterkaitan rendahnya kepatuhan penyampaian LHKPN dengan potensi korupsi. Namun, jumlah tindak pidana korupsi berdasarkan jabatan, bisa menjadi salah satu indikator," tutur Febri, Senin (26/2/2018).

Berdasarkan data KPK, hingga Maret 2017, dari 685 anggota DPRD periode 2014-2019 di 15 kabupaten/kota dan 1 provinsi di Lampung, baru 154 orang atau 22,48 persen anggota DPRD yang menyampaikan LHKPN.

Sementara sisanya, sebanyak 531 orang atau 77,52 persen belum pernah menyampaikan LHKPN.

Pasal 5 huruf 3 Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN menyebut, pejabat negara wajib melaporkan dan mengumumkan kekayaan sebelum dan setelah menjabat.

Baca: Wow! Kantor Pos Ini Berada di Bawah Laut, Begini Cara Orang Berkirim Surat

Meski begitu, Febri mengakui, sanksi terkait peraturan tersebut yang hanya berupa sanksi administratif, membuat tingkat kepatuhan penyampaian LKHPN rendah.

"Pimpinan KPK dapat memberikan rekomendasi ke pimpinan instansi, untuk memberikan sanksi kepada pejabat negara yang tidak melaporkan LHKPN, sesuai Peraturan KPK Nomor 7 Tahun 2016. Tetapi, KPK menyadari, masing-masing pimpinan instansi punya tingkat concern yang berbeda," jelas Febri.

Halaman
1234
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved