Petambak Dipasena Revitalisasi Pintu Air Secara Swadaya

Seluruh revitalisasi dan aktivitas pertambakan dilakukan secara swadaya dan mandiri oleh petani tambak.

Petambak Dipasena Revitalisasi Pintu Air Secara Swadaya
Ilustrasi - Revitalisasi saluran air inlet di pertambakan Dipasena 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RAWAJITU - Setelah berhasil merevitalisasi ratusan kilo meter kanal-kanal inlet dan outlet, kini Petambak Bumi Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulangbawang lanjut merevitaliasi pintu-pintu DAM tempat keluar masuknya air laut ke pertambakan.

Bukan bantuan dari pemerintah namun mereka menggarapnya secara swadaya.

Baca: Terungkap, Ini Alasan Mengapa Piala Oscar Berbentuk Seorang Pria yang Memegang Pedang

Sebagaimana diketahui sejak sepuluh tahun terakhir tambak udang yang pernah menghasilkan lebih dari 20 persen produk udang Nasional ini telah dioperasionalkan secara mandiri oleh warga petambak.

Baca: Bikin Takjub, Riasan ala Tyas Mirasih Nggak Kalah Loh dari Hasil Garapan Makeup Artis

Ini dilakukan tanpa sistem kemitraan inti -plasma sejak hengkangnya PT Aruna Wijaya Sakti ( AWS ).

Akibatnya seluruh revitalisasi dan aktivitas pertambakan dilakukan secara swadaya dan mandiri oleh petani tambak.

A.Rizal, panitai kerja yang dibentuk Perhimpunan Petambak dan Pengusaha Udang Wilayah (P3UW) Lampung khusus untuk menangani  Rehab dan Revitaliasi pintu-pintu air ( DAM ), mengatakan bahwa pintu air yang ada diareal tambak dipasena saat ini kondisinya sudah rusak parah.

Ini karena usianya yang sudah lebih dari 20 tahun dan sudah tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Halaman
12
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved