VIDEO: Golok asal Talang Padang Rambah Pasar Online

Ia sudah menggeluti pandai besi sejak tahun 1980 silam. Pekerjaan utama memotong bahan dan menempa membentuk golok.

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Puluhan warga Pekon Sukajaya Negeri, Kecamatan Talang Padang terlibat di usaha pandai besi, khususnya golok. 

Usaha tersebut sudah ada sejak 1960-an dan kini tetap ada secara turun-temurun. Bahkan kini masuk usaha BUMDes dan pasarnya merambah ke pasar online. 

Ada 23 rumah warga dijadikan tempat pendukung pandai besi, mulai dari bengkel pandai besi (rumah empu), tempat pengasahan hasil barang pandai besi, pembuatan sarung dan gagang. 

"Kalau seperti saya cuma membuat bilahnya saja. Nanti yang buat gagang dan sarung warga lainnya, bagi-bagi rezekilah," ujar Khoirudin, Kamis, 1 Maret 2018.

Baca: Dinas Pertanian Andalkan Beras Talang Padang

Baca: Dua Saksi Kunci Tewas, Polisi Bingung Selidiki Kasus Ledakan Tangki

Khoirudin biasa menyelesaikan 30 bilah golok sehari. Ia sudah menggeluti pandai besi sejak tahun 1980 silam. Pekerjaan utama memotong bahan dan menempa membentuk golok. 

"Waktu memukul (menempa) harus pas biar golok jadi keras. Kalau yang paling sulit memotong-motong bahannya," ujar Khoirudin. 

Fauzan, warga setempat, bertugas menyediakan bahan baku dan menjual hasil produksi. "Dari tahun 1991 saya keliling jual eceran sampai sekarang Alhamdulillah bisa dibilang agen," ujarnya. 

Halaman
12
Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved