Konferwil X NU Akan Bahas LGBT
Masih kata Khairuddin, ada juga pokok bahasan terkait kemasyarakatan mengenai peraturan soal keagamaan.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Nahdlatul Ulama (NU) akan menggekar Konferensi Wilayah (Konferwil) X di Pondok Pesantren Darussaadah, Gunung Sugih, Lampung Tengah, pada 8-10 Maret 2018 mendatang.
Ketua Panitia Steering Committee (SC) Konferwil X KH Khairuddin Tahmid mengatakan, kegiatan itu akan membahas 10 masalah keagamaan.
"Ada 10 masalah keagaaman yang akan dibahas. Jadi pada Konferwil akan mengevaluasi dan merefleksi kritis lima tahun belakang ini," ungkap Khairuddin dalam konferensi pers di kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Jalan Cut Meutia, Bandar Lampung, Rabu, 7 Maret 2018.
Baca: 10 Ribu Orang Bersarung Bakal Hadiri Hajatan NU di Gunung Sugih
Baca: Ibu ”Jaman Now” Ini Rela Jual Ginjal di Pinggir Jalan untuk Belikan Ponsel Anak
Menurut Khairuddin, nantinya semua kegiatan dan permasalahan dalam lima tahun terakhir dievaluasi dan dipertanggungjawabkan di hadapan peserta Konferwil X.
"Saat pertanggungjawaban itulah akan membuat program bagaimana ideologi dan amaliah NU," tambahnya.
Masih kata Khairuddin, ada juga pokok bahasan terkait kemasyarakatan mengenai peraturan soal keagamaan.
"Misalnya LGBT, kemudian aliran kepercayaan yang masuk KTP ini akan dibahas secara akademis," kata ketua MUI Provinsi Lampung ini.
Lanjut Khairuddin, puncak dari pergelaran ini adalah mencari dua pemimpin, yakni ketua Rois Syuriah dan ketua Tandfiziyah PWNU Lampung. Ada tujuh formatur sebelum mendapatkan nominatornya.
"Yang sudah mencuat 21 nama. Nantinya menjadi bagian tujuh orang dipilih. Pemilihan ini melalui one man one put. Yang mana satu orang boleh mendapatkan kesempatan menjadi pimpinan sampai lima tahun ke depan," tutupnya. (*)