Gunadi Diperiksa KPK,Tanggapan Kuasa Hukum Mustafa Mengejutkan

berkasa perkara kliennya masih belum dilimpahkan ke pengadilan karena proses perkaranya masih melengkapi keterangan saksi-saksi.

Bupati nonaktif Lampung Tengah, Mustafa di Gedung KPK Jakarta, Jumat (23/2/2018).(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN 

Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG  – Irianto Subyakto Ketua Tim Penasehat Hukum Mustafa mengatakan berkasa perkara kliennya masih belum dilimpahkan ke pengadilan karena proses perkaranya masih melengkapi keterangan saksi-saksi.

“Berkas perkara belum dilimpahkan. Kita berharap lebih cepat lebih baik, Saat ini masih pemeriksaan saksi-saksi,” kata Irianto, Jumat (9/3).

Baca: TNI-Polri Sita Kayu Sonokeling Hasil Illegal Logging

Diketahui, KPK lebih dulu menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah tahun anggaran 2018.

Ketiga tersangka itu antara lain, Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga, anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto dan Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah Taufik Rahman.
Sehari setelahnya, KPK kembali menetapkan Bupati Lampung Tengah Mustafa sebagai tersangka dalam kasus ini.

Baca: Pemkab Pringsewu Bangun Smoking Area di Lima Titik, Terapkan Sanksi Denda

Mustafa diduga secara bersama-sama menjadi pemberi suap kepada anggota DPRD Lampung Tengah agar menyetujui usulan pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp300 miliar.

Irianto mengatakan penahanan kliennya pun sudah diperpanjang, untuk 40 hari kedepan. Perpajangan penahanan dilakukan sejak Kamis (8/3). “Penahanann klien kami sudah diperpanjang sampai 40 hari kedpean sejak kemarin (kamis), tegasnya.

Terkait pemeriksaan Ketua DPD Partai Gerindra selaku saksi dalam perkara suap terkait terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun 2018, Irianto mengatakan tidak mengetahuinya.

“Saya belum tahu soal itu, dan saya juga baru denger ini, dan tidak ada hubungan dengan perkara kami” pungkas Irianto yang juga diamini Wahrul Fauzi Silalahi anggota tim kuasa hukum Mustafa. (rri)

Penulis: Romi Rinando
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved