DPRD Minta Nama GSG Bumi Sai Wawai Diganti, Ini Usulannya

Meski baru akan dibangun, GSG Bumi Sai Wawai, yang direncanakan menjadi gedung pertemuan terbesar di Metro

TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
Anggota DPRD Metro, Nasrianto Effendi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO – Meski baru akan dibangun, GSG Bumi Sai Wawai, yang direncanakan menjadi gedung pertemuan terbesar di Metro, sudah menimbulkan polemik.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Metro, Nasrianto Effendi mempertanyakan penamaan GSG Bumi Sai Wawai.

Hal itu lantaran nama tersebut tidak sesuai dengan Perda Pemeliharaan dan Pelestarian Budaya Lampung, yang telah diterbitkan pemkot setempat.

“Dalam perda itu kan diatur agar setiap bangunan turut mencirikan budaya, seperti memberi siger atau nama untuk gedung,” kata Nasrianto, Jumat (16/3/2018).

Pemkot, lanjut Nasrianto, seharusnya mengikuti aturan yang telah tertuang dalam perda.

“Saya juga mendapat banyak telepon dari para tokoh yang mempertanyakan pemilihan nama itu,” terang Nasrianto.

Menurut Nasrianto, nama yang disematkan terhadap gedung pertemuan tersebut seharusnya Sesat Agung Bumi Sai Wawai.

Baca: 11 Air Mineral Kemasan Mengandung Partikel Plastik, 2 Merek Ini Beredar di Indonesia

Sehingga, hal itu sesuai Perda Pemeliharaan dan Pelestarian Budaya Lampung.

“Karena itu, kami minta pemkot mempertimbangkan pemilihan nama GSG. Agar, pelestarian budaya betul-betul tertuang dalam setiap fasilitas umum di wilayah setempat,” ungkap Nasrianto.

Halaman
12
Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved