6,7 Juta Calon Pemilih Pilkada 2018 Belum Punya e-KTP

Sebanyak 6.768.025 calon pemilih terancam kehilangan hak pilihnya dalam Pilkada 2018.

6,7 Juta Calon Pemilih Pilkada 2018 Belum Punya e-KTP
KPU
Pilkada serentak akan digelar 27 Juni 2018. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebanyak 6.768.025 calon pemilih terancam kehilangan hak pilihnya dalam Pilkada 2018. Penyebabnya, mereka belum memiliki KTP elektronik sebagai syarat untuk mencoblos.

Anggota Komisi Pemilihan Umum RI Viryan mengungkapkan, 6.768.025 calon pemilih itu terdiri dari 3.497.228 berjenis kelamin laki-laki dan 3.270.797 berjenis kelamin perempuan.

"Ada beberapa juta pemilih masuk kategori belum pasti atau belum memiliki KTP elektronik," ujar Viryan kepada awak media di kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Sebagai catatan, e-KTP merupakan syarat utama seseorang bisa menggunakan hak pilih dalam pilkada serentak tahun 2018.

Apabila tidak memiliki e-KTP, maka bisa menggunakan surat keterangan alias suket domisili dari dinas kependudukan dan catatan sipil sebagai pengganti.

Suket sendiri baru bisa terbit jika seorang warga telah melalui perekaman data untuk pembuatan e-KTP.

"Untuk masuk sebagai pemilih dalam pilkada, dia (seseorang) harus ada KTP elektronik atau suket," kata Viryan.

Apabila sampai menjelang penetapan Daftar Pemilih Tetap mereka belum juga memiliki minimal suket, maka pihaknya berhak melakukan pencoretan nama dari DPT.

"Dari 6 juta (calon pemilih yang belum memiliki e-KTP) itu, nanti kami cek. Ternyata dari 6 juta ini, misalnya, sekian juta sudah keluar suketnya," papar Viryan.

"Kemudian, masih ada 4 juta (belum memiliki e-KTP). Kalau yang 4 juta ini sampai menjelang penetapan DPT, dalam rentang waktu 13-19 April, belum punya KTP elektronik atau suket, maka nama-nama mereka akan kami coret dan keluarkan dari DPT," sambungnya.

Saat ini, terdapat 152.092.310 calon pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Sementara Pilkada 2018. Angka tersebut merupakan hasil pemutakhiran KPU di 375 kabupaten/kota.

Tercatat ada enam KPU kabupaten di Provinsi Papua yang belum menyelesaikan pemutakhiran data calon pemilih.

Keenamnya masing-masing KPU Kabupaten Lanny Jaya, Nduga, Manberamo Raya, Mimika, Yahukimo, dan Puncak.

(Tribunnews)

Editor: yoso
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved