Sudah 43 Dugaan Pelanggaran, Bawaslu Lampung Belum Bisa Buktikan Pidana Pilkada

Bawaslu Lampung dan jajaran mencatat sejauh ini ada 43 dugaan pelanggaran selama masa kampanye Pilkada 2018

Sudah 43 Dugaan Pelanggaran, Bawaslu Lampung Belum Bisa Buktikan Pidana Pilkada
Istimewa
Rapat koordinasi Sentra Gakumdu Pilkada Lampung Utara di kantor Panwaslu setempat, Rabu (21/2/2018). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BENI YULIANTO

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Pengawas Pemilu Lampung dan jajaran mencatat sejauh ini ada 43 dugaan pelanggaran selama masa kampanye Pilkada 2018 sejak 15 Februari.

Dari jumlah itu, tertinggi merupakan kategori dugaan pelanggaran administrasi sebanyak 16 laporan dan temuan.

Kemudian, tujuh laporan dan temuan kategori dugaan pelanggaran pidana. Sisanya, dugaan pelanggaran kategori lainnya, termasuk netralitas aparatur sipil negara dan pendamping desa.

Sejauh ini pula, Bawaslu belum mampu membuktikan dugaan pelanggaran pilkada khusus kategori pidana.

Beberapa laporan dan temuan hanya berujung belum memenuhi unsur pelanggaran, sehingga kepolisian tak bisa melakukan penyidikan dan kejaksaan tidak bisa menuntut.

Anggota Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar menjelaskan, dari laporan dan temuan dugaan-dugaan pelanggaran, beberapa di antaranya menjadi atensi dan isu krusial pilkada serentak tahun 2018.

"Netralitas ASN, TNI, dan Polri; black campaign (kampanye hitam); kampanye yang mengarah pada pembagian uang, barang, atau materi lain yang langsung maupun tidak langsung terjadi secara masif; kampanye terselubung melalui kegiataan sosial dan keagamaan," papar Iskardo, Rabu (21/3/2018).

Selain itu, Iskardo mengungkapkan, terdapat dugaan penyebaran kabar bohong alias hoaks di media sosial yang mengarah pada isu suku, agama, ras, dan antargolongan alias SARA.

Lalu, pemasangan alat peraga kampanye, kegiatan kampanye tanpa pemberitahuan, serta izin cuti kampanye.

Halaman
12
Penulis: Beni Yulianto
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved