Pilgub Lampung 2018

Ketika Pengawas Pemilu Gagal Buktikan Kasus Politik Uang Pilgub Lampung

Bawaslu Lampung dan jajarannya belum mampu membuktikan kasus politik uang dalam Pilgub Lampung 2018.

Ketika Pengawas Pemilu Gagal Buktikan Kasus Politik Uang Pilgub Lampung
Tribun Lampung/Beni Yulianto
Bawaslu Lampung menggelar rapat koordinasi membahas penanganan pelanggaran pemilu di Hotel Asoka, Bandar Lampung, Kamis (22/3/2018). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BENI YULIANTO

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Pengawas Pemilu Lampung dan jajarannya belum mampu membuktikan kasus politik uang dalam Pilgub Lampung 2018.

Contohnya saja, kasus dugaan pembagian uang transportasi dalam kampanye salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pringsewu.

Dugaan pembagian uang transportasi yang semula terindikasi sebagai politik uang ini berakhir dengan putusan tidak memenuhi unsur di tingkat Sentra Pelayanan Penegakan Hukum Terpadu.

Alhasil, perkara ini tak bisa berlanjut ke tahap penyidikan.

Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah membenarkan kasus dugaan pembagian uang transportasi sebesar Rp 20 ribu itu tidak memenuhi unsur berdasarkan kajian di Sentra Gakumdu. Ia mengungkapkan, pembahasan perkara tersebut agak alot.

"Karena, sesuai kesepakatan yang berdasarkan aturan, uang transportasi dalam kampanye tidak bisa diuangkan. Ada kurang lebih 200 orang yang menerima uang Rp 20 ribu di Pringsewu. Dalam kajian kami (Panwaslu Pringsewu), itu termasuk dugaan pelanggaran pemilu," jelas Khoir, sapaan akrabnya, Kamis (22/3/2018).

Khoir memastikan Panwaslu Pringsewu telah memiliki bukti rekaman pembagian uang transportasi tersebut.

"Ini bukannya kami tidak bisa atau tidak mau. Tapi, ada perbedaan pendapat di antara tiga unsur di Sentra Gakumdu (Panwaslu, kepolisian, kejaksaan), sehingga perkara tidak bisa ditingkatkan ke penyidikan," kata Khoir.

Pihak yang membagikan uang, menurut Khoir, mengaku tidak mengetahui bahwa biaya transportasi untuk massa kampanye tak bisa diberikan dalam bentuk uang.

Halaman
123
Penulis: Beni Yulianto
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved