Penambang Batu Tewas Terjepit Truknya Sendiri

Diduga korban mengalami sesak napas karena menahan beban berat truk bermuatan material bekas beton.

net
ilustrasi korban tewas 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Fathur Rahman (45), warga Kota Alam, Kotabumi, Lampung Utara, mengalami kecelakaan mengenaskan.

Ia tewas terjepit mobilnya sendiri di lokasi tambang batu yang berada di Pekon Tambahrejo, Pringsewu, Rabu, 21 Maret 2018.

Kapolsek Gadingrejo AKP Sarwani mengatakan, korban sempat dilarikan ke RSUD Pringsewu. Tapi, nyawa Fathur tak tertolong.

Sarwani mengungkapkan, peristiwa nahas itu terjadi Rabu lalu sekira pukul 16.30 WIB. "Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan," ungkapnya, Kamis, 22 Maret 2018.

Baca: Prabowo Blak-blakan soal Indonesia Bubar Tahun 2030

Baca: Diciduk Polda, Ternyata 4 dari 8 Tersangka Spesialis Sabu Ini Wanita

Sarwani memastikan meninggalnya korban akibat kelalaiannya sendiri. Saat itu ia memarkirkan truknya tanpa menarik tuas rem tangan.

Karena kontur tanah menanjak, tiba-tiba truk BE 9059 GG itu mundur. Korban bersama rekannya, Sidik, berusaha menahan truk dengan menggunakan tangan. Namun, apa daya tenaga mereka tak kuasa menahan beratnya beban truk.

"Karena tenaga keduanya tidak kuat menahan truk, korban meminta Sidik untuk minggir. Sedangkan korban tetap berupaya menahan sehingga akhirnya terjepit di belakangnya," ujar Sarwani didampingi Kanit Reskrim Aiptu Tajudin.

Diduga korban mengalami sesak napas karena menahan beban berat truk bermuatan material bekas beton. Sarwani menilai peristiwa itu murni kecelakaan.

Jenazah korban langsung dibawa ke Kotabumi, Lampung Utara unuk dikebumikan. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved