Sediakan Kuota 30 GB, Desa Ini Bikin Warganya Melek Internet (Gratis)

Internet di sini khusus hanya bagi warga setempat. Artinya, tidak bisa dinikmati warga pekon lain atau orang lain.

Sediakan Kuota 30 GB, Desa Ini Bikin Warganya Melek Internet (Gratis)
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Antena relay internet gratis di Pekon Sukanegeri Jaya, Kecamatan Talang Padang, Tanggamus. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Warga Pekon Sukanegeri Jaya, Kecamatan Talang Padang kini sudah melek internet. Mereka selama tiga bulan terakhir menikmati jaringan internet secara gratis.

Hidayat, ketua BUMDes Seat Jaya, mengatakan, internet gratis bertujuan untuk memberi peluang kepada warga mendapat pengetahuan luas dan berbisnis online. Dengan begitu, kesejahteraan mereka bisa meningkat dan memupuk jiwa kemandirian berwirausaha.

"Dengan begitu, kami beri kesempatan warga untuk wirausaha dan pasarkan produknya lewat sistem online. Sebab, sekarang ini sudah tren jual-beli lewat online," ujar Hidayat, Kamis, 29 Maret 2018.

Ia mengaku, ide memberikan internet gratis muncul dari Kepala Pekon Sukanegeri Jaya, Ahmad Syarifudin. Lantas ide itu dirapatkan bersama warga. Setelah disetujui, program itu dikelola oleh BUMDes setempat.

Sejak Januari lalu, warga Sukanegeri Jaya bisa menikmati internet tanpa membayar. Untuk menikmati internet, warga cukup mendaftar ke BUMDes setempat.

Baca: Tahukah Kamu? Ternyata Sendok Bukan Diciptakan untuk Makan

Baca: Astaga, PNS Ini Tega Setrum Istri dan Anak Seraya Merekamnya

Syaratnya hanya menyerahkan fotokopi kartu keluarga dan melampirkan nomor ponsel atau nomor seri laptop yang akan digunakan untuk mengakses internet.

"Tapi jika untuk anak-anak kami batasi. Semua ada perjanjian dengan orangtuanya. User name dan password jangan diberikan pada anaknya. Sebab, kami tidak ingin anak-anak terkena dampak buruk internet," terang Hidayat. 

Internet di sini khusus hanya bagi warga setempat. Artinya, tidak bisa dinikmati warga pekon lain atau orang lain. Sebab, nomor ponsel dan nomor seri laptop akan terus dipantau oleh operator sebagai tenaga admin. 

Admin mengelola layanan internet gratis.
Admin mengelola layanan internet gratis. (Tribun Lampung/Tri Yulianto)

Pola akses internet adalah 'menembak' dari antena relay ke ponsel dan laptop. Di sini ada empat antena relay dan satu antena utama yang mengakses ke jaringan optik milik PT Telkom. Fungsi antena relay agar radius jaringan meluas dan bisa merata bagi warga. 

Kuota yang digunakan 30 GB per bulan, yang dibagi ke empat antena relay. Untuk menikmati kuota tersebut, pihak pekon hanya mengeluarkan biaya Rp 600 ribu per bulan. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved