Kades Meninggal, Polres Lampung Utara Konsultasi Kasus Korupsi Dana Desa ke Polri

Polres Lampung Utara akan berkonsultasi ke Mabes Polri terkait kasus dugaan korupsi dana desa di Madukoro Baru.

Kades Meninggal, Polres Lampung Utara Konsultasi Kasus Korupsi Dana Desa ke Polri
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
Hartono (kiri), sekretaris Desa Taman Jaya, Kecamatan Kotabumi Selatan, diperiksa di Mapolres Lampung Utara, Kamis, 5 April 2018. Ia ditetapkan dan ditahan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2016. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ANUNG BAYUARDI

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Polres Lampung Utara akan berkonsultasi ke Mabes Polri.

Konsultasi ini terkait kasus dugaan korupsi dana desa di Desa Madukoro Baru, Kecamatan Kotabumi Utara.

Konsultasi terkait kasus yang disidik polres tersebut lantaran kepala desa setempat meninggal dunia beberapa waktu lalu.

"Kami akan konsultasi, apakah kasus ini dihentikan atau dilanjutkan prosesnya," kata Kasat Reserse Kriminal Polres Lampura Ajun Komisaris Syahrial, Jumat (6/4/2018).

Dalam perkembangan penyidikan, Syahrial menjelaskan, pihaknya telah mendapatkan hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Lampung.

Syahrial menyatakan, pihaknya tidak mau gegabah memproses kasus dugaan korupsi dana desa di Desa Madukoro baru.

"Kami juga berencana melakukan gelar perkara atas kasus ini di Mabes Polri," imbuh Syahrial.

Proses penyelidikan hingga penyidikan kasus dugaan korupsi dana desa di Desa Madukoro Baru ini berbarengan dengan penyidikan kasus serupa di Desa Taman Jaya, Kecamatan Kotabumi Selatan.

Dalam kasus dugaan korupsi dana desa di Desa Taman Jaya, polres telah menetapkan dan menahan Hartono (44), sekretaris desa setempat, sebagai tersangka.

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved