Tari Pendet dan Barong Semarakkan Dharma Santi Nyepi di Sungkai Selatan

Tari Pendet dan Barong Semarakkan Dharma Santi Nyepi di Sungkai Selatan. Sekitar 500 umat Hindu menggelar perayaan Dharma Santi Nyep

Tari Pendet dan Barong Semarakkan Dharma Santi Nyepi di Sungkai Selatan

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sekitar 500 umat Hindu menggelar perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1940 di Pura Puse, Desa Labuhan Ratu Pasar, Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara, Minggu (8/4).

Beberapa tarian mewarnai perayaan bertema "Catur Brata Penyepian sebagai Perekat Keberagaman dalam Menjaga Keutuhan NKRI" itu.

Baca: Disebut Maju Pilpres 2019, Total Harta Kekayaan TGB Zainul Majdi Segini Banyak!

Baca: Di Balik Sukses Bos Gojek Nadiem Makarim, Siapa Sangka Ada Wanita Cantik Bernama Franka Franklin

Mulai dari tari Pendet dan tari Barong oleh pemuda-pemudi Sungkai selatan hingga tari Panjem Brahma persembahan Parisada Hindu Dharma Indonesia Lampura.

"Melalui Nyepi, umat Hindu berpuasa, mengendalikan diri dari berbagai perasaan dan menghindari perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji," kata Ketua PHPI Lampura I Made Wirata dalam sambutannya.

Kepala Inspektorat Lampung Syaiful Darmawan mewakili pemprov mengimbau umat Hindu terus memegang teguh persaudaraan dan kerukunan. "Mari bahu-membahu agar terwujud rakyat sejahtera," ujarnya. (ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved