Inilah Desa Penghasil Sayuran Terbanyak di Lampura

Hal itu disebabkan karena rata-rata penduduk yang tinggal di Desa itu bercocok tanam sayuran.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Desa Sumber Arum Kecamatan Kotabumi Lampung Utara (Lampura) merupakan desa penghasil sayur terbanyak di Bumi Ragem Tunas Lampung.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lampura Sofyan melalui sambungan teleponnya membenarkan jika Desa Sumber Arum mengakui jika desa setempat penghasil sayur mayur terbanyak di Lampura.

Baca: Kena Batunya, Remaja Kotabumi Tertangkap Tangan Palak Sopir Truk 

Hal itu disebabkan karena rata-rata penduduk yang tinggal di Desa itu bercocok tanam sayuran. Mulai dari tanaman Terong, Kacang Panjang, Oyong, Cabai, Rampai, Kangkung, Bayam, Sawi, Genjer bahkan juga penghasil Jamur Tiram.

Baca: BMKG: Gempa Bumi di Lampung Selatan Tidak Bersifat Merusak

“Kalau di Lampura ini salah satu Desa penghasil sayur terbanyak yakni Sumber Arum. Di sana banyak sayur mayur tumbuh dengan subur,"ujar Sofyan, Minggu (15/4)

Dikatakan Sofyan, tak hanya Desa Sumber Arum yang menghasilkan sayuran ada juga Kecamatan Abung Timur dan Kecamatan Abung Semuli, namun hasilnya tidak sebanyak seperti desa Sumber Arum.

Di dua Kecamatan itu para petani yang memiliki sawah irigasi dan tidak dialiri air mereka memanfaatkannya untuk menanam sayur mayur.

Hal itu dilakukan mereka agar lahan tidak tidur dan mampu menghasilkan uang untuk membantu perekonomian keluarga.

Sejauh ini, Ia dan pihaknya baru sebatas melakukan pembinaan kepada Kelompok Wanita Tani(KWT) yakni Ibu Rumah Tangga(IRT) dalam rangka pemanfaatan lahan pekarangan.

"Kita pernah memberikan bantuan benih sayuran dari APBD, namun jumlahnya tidak banyak. Bantuan yang kita berikan juga kepada KWT, mulai dari benih cabai, kangkung, bayam dan terong. Bantuan itu gratis kami berikan,"tuturnya.

Sayur-sayur dari Desa Sumber Arum dan Desa lainnya biasanya dikirim ke Pasar-pasar Tradisional yang ada di Lampura.

Namun untuk sayuran dari Desa Sumber Arum biasanya jika hasilnya banyak akan dikirim ke Dayamurni dan Metro.

Untuk itu Sofyan menghimbau kepada para IRT dapat memanfaatkan lahan pekarangannya, jangan sampai lahan pekarangannya kosong hanya di penuhi rumput-rumput.

"Tanaman sayuran seperti kangkung, bayam cabut kan tidak memerlukan waktu yang lama yakni hanya 20 hingga 30 hari. Atau bisa juga ditanam di Polybek, hasilnya sendiri untuk membantu perekonimian keluarga,"pungkasnya.(Ang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved