8 Peninggalan Sejarah Keagamaan Paling Dikenal di Dunia, 2 Diantaranya Berasal dari Nabi Muhammad

8 Peninggalan Sejarah Keagamaan Paling Dikenal di Dunia, 2 Diantaranya Berasal dari Nabi Muhammad

8 Peninggalan Sejarah Keagamaan Paling Dikenal di Dunia, 2 Diantaranya Berasal dari Nabi Muhammad
Museum Topkapi Palace 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Secara umum, peninggalan sejarah yang bersifat keagamaan itu berupa bangunan-bangunan seperti masjid, gereja atau kuil.

Namun, ada pula peninggalan sejarah yang bersifat keagamaan yang berupa pakaian atau bahkan bagian tubuh dari tokoh agama.

Baca: Wow! Ingin Selalu Terlihat Sama, Wanita Kembar Identik Ini hanya Mau Dinikahi Satu Pria

Ada yang berupa janggut, jejak kaki, kain kafan, bahkan ada pula yang berupa darah.

Berikut beberapa di antaranya:

Janggut Nabi Muhamad

Janggut tersebut dikatakan telah dicukur dari wajah Nabi Muhammad oleh tukang cukur favoritnya, janggut Nabi dapat dilihat hingga hari ini di Museum Istana Topkapi di Istanbul, Turki.

Meskipun Nabi sendiri berkhotbah menentang pemujaan terhadap siapapun selain Tuhan, nyatanya banyak yang mengunjungi koleksi barang-barang museum - termasuk jejak kaki Nabi dan barang-barang lain yang terkait dengan Nabi Muhammad - setiap tahun.

Jejak Kaki Nabi Muhammad

Beberapa Muslim percaya bahwa dimanapun Nabi Muhammad berjalan, kaki kirinya membuat kesan abadi.

Halaman
1234
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: wakos reza gautama
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved