Breaking News:

Tukang Parkir dan Sopir Angkot Diajak Jadi Peserta BPJSTK

Selain itu, jaminan yang diberikan juga berupa perawatan kecelakaan kerja hingga jaminan kematian.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Syamsir Alam
BPJS Ketenagakerjaan dan Dishub Lamteng sosialisasi di Pasar Bandarjaya, Minggu, 22 April 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TERBANGGI BESAR - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Lampung Tengah jemput bola dengan mengajak langsung tenaga kerja informal seperti tukang parkir dan sopir angkot di Bandarjaya menjadi peserta.

Langkah itu diambil sebagai sosialisasi langsung kepada masyarakat terkait jaminan ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan juga menggandeng Dinas Perhubungan Lamteng dalam sosialisasi.

Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Lamteng Rina Septiana menjelaskan, sosialisasi dilakukan untuk mengajak sektor informal di Dishub untuk tergabung di jaminan ketenagakerjaan.

Baca: Susul Rekannya, Satu Santri Hanyut Saat Cari Bambu Ditemukan Tewas

Baca: Comeback Usai Absen 2 Tahun, Petinju Inggris Ini Hanya Butuh 39 Detik untuk Menang

"Kita menggandeng Dishub supaya sektor formal dan informal bisa bergabung. Tujuannya semua bisa ter-cover dan pekerja tahu pentingnya memiliki jaminan kerja," ujar Rina, Minggu, 22 April 2018.

Rina melanjutkan, jaminan yang diberikan mulai dari saat pekerja berangkat hingga  pulang kerja. Selain itu, jaminan yang diberikan juga berupa perawatan kecelakaan kerja hingga jaminan kematian.

"Untuk jaminan perawatan akibat kecelakaan kerja seluruhnya sampai sembuh dijamin BPJS. Sementara jika meninggal dunia akan diberi santunan Rp 24 juta," bebernya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved