Dor Dorrrr, 50 Anggota Polres Lampura Serius Latihan Menembak 

Sebanyak 50 anggota kepolisian resor (Polres) Lampung Utara menggelar latihan menembak.

Dor Dorrrr, 50 Anggota Polres Lampura Serius Latihan Menembak 
Tribunlampung/Anung
Sebanyak 50 anggota kepolisian resor (Polres) Lampung Utara menggelar latihan menembak. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sebanyak 50 anggota kepolisian resor (Polres) Lampung Utara menggelar latihan menembak. Latihan ini untuk meningkatkan kemampuan penggunaan senjata api personel Polres Lampung Utara ikut latihan menembak.

Baca: Disambut Meriah, Ini Misi Kedatangan Kepala BNN Heru Winarko di Kampus UBL 

Kegiatan latihan menembak itu dipimpin oleh Waka Polres Lampung Utara Kompol Suparman, didampingi Kabag Ops Kompol Handak Prakasa Qalby, Kabag Sumda Kompol Firman Sontama, dan selaku instruktur dari Internal Polres Lampung Utara dikomandoi oleh Ipda Abraham Hendra didampingi Bripka Sobirin di lapangan tembak Polres setempat, Selasa (24/4)

Baca: Artis Cantik Ini Kaget, Tiba-tiba Ada Pesan Masuk dari Detektif Perselingkuhan. Isinya Tak Disangka

Untuk senjata yang digunakan adalah senjata organik Polri jenis Revolver. Sebelum latihan menembak dimulai terlihat dari pantauan, para peserta latihan terlebih dahulu menerima arahan dari Wakapolres dan Instruktur tentang kedisiplinan, aturan dalam latihan serta teknik menembak yang benar.

Wakapolres Lampung Utara Kompol Suparman, mewakili Kapolres AKBP Eka Mulyana mengatakan, latihan itu dilakukan dalam 2 sesi, yaitu menembak dua tangan dengan 5 peluru jarak 20 meter dan satu tangan dengan 5 peluru jarak 20 meter.

“Latihan menembak ini merupakan agenda rutin bagi personel untuk meningkatkan kemampuan penggunaan senjata api terutama bagi anggota yang bertugas dibidang Opsnal,” kata Kompol Suparman.

Wakapolres, menjelaskan setiap personel Polri yang memegang senjata api, selain memenuhi kriteria lulus ujian psikologi dan bermental baik juga harus mahir menggunakan senjata api. 

Tindakan polisi dalam hal penggunaan senjata api wajib berpedoman pada protap penggunaan senjata api sesuai perkap nomor 01 tahun 2009.

“Polisi harus menguasai dengan benar teknik menembak dan harus sesusi dengan Standar Operasioanl Prosedure (SOP),” tegasnya.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved