Hindari Operasi Patuh, Tukang Ojek Tabrak Avanza

Merasa tidak mengenakan helm plus STNK jatuh tempo, Basri pun gugup. Bukannya berhenti, ia malah tancap gas.

Hindari Operasi Patuh, Tukang Ojek Tabrak Avanza
tribunnews
Ilustrasi lakalantas 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Achmad Solihin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Seorang tukang ojek bernama Basri (53) mengalami nasib apes.

Hendak menghindari razia polisi, warga Jalan Vanili, Rajabasa, Bandar Lampung ini malah mengalami kecelakaan, Kamis, 26 April 2018 sore.

Awalnya Basri melaju dari arah Rajabasa saat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BE 3262 RF. Setiba di Jalan Pramuka, ia melihat petugas yang sedang menggelar Operasi Patuh Krakatau 2018.

Baca: Kehebatan Salah Bikin Pendukung Liverpool Rela Peluk Islam

Merasa tidak mengenakan helm plus STNK jatuh tempo, Basri pun gugup. Bukannya berhenti, ia malah tancap gas.

Namun, apesnya Basri justru menyeruduk mobil Toyota Avanza putih di depannya. Ia pun terjatuh dari motornya dan mengalami luka ringan.

"Ya dari awal sebenarnya pengendara ini sudah tahu kesalahannya. Lalu mencoba menghindari petugas dengan kecepatan tinggi, sehingga oleng dan menabrak kendaraan roda empat di depannya," ungkap Kanit III Satuan PJR Ditlantas Polda Lampung AKP Julie Sundara.

Baca: Gelar Operasi Patuh, Begini Pesan Kakorlantas kepada Polres Tuba

Julie mengatakan, Basri diduga mengidap vertigo. Sebab, polisi menemukan obat di kantongnya.

"Ya profesinya tukang ojek. Sepertinya sedang sakit vertigo karena ada obat Hestigo. Gara-gara kecelakaan itu, dia mengalami luka-luka ringan. Tapi, sudah diobati. Untuk pelanggarannya tetap kami proses nantinya," tambahnya. (*)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved