Rawan Begal, Pengendara Patut Waspada Lintasi Jalan Sepi di Lampung Utara Ini

Isak tangis terdengar di salah satu ruangan di Rumah Sakit Umum Ryacudu Kotabumi, Lampura, Kamis (26/4/2018) siang.

Rawan Begal, Pengendara Patut Waspada Lintasi Jalan Sepi di Lampung Utara Ini
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
Pihak keluarga membawa jenazah Safrudin dari Rumah Sakit Umum Ryacudu Kotabumi ke rumah duka, Kamis (26/4/2018). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ANUNG BAYUARDI

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Isak tangis terdengar di salah satu ruangan di Rumah Sakit Umum Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara, Kamis (26/4/2018) siang.

Keluarga mengenang keseharian Safrudin yang meninggal dunia setelah menjadi korban begal. Pelaku menembaknya hingga tewas.

Sobli (37), kakak ipar korban, menceritakan, Safrudin merupakan sosok penurut. Pria berusia 25 tahun itu selalu membantu keluarga setiap hari.

Sebelum ajal menjemput pada Kamis pagi, tutur Sobli, Safrudin bermain dengan anaknya hingga dini hari.

"Saya tahu betul anak ini, penurut banget. Kawan-kawannya merokok, dia nggak mau," kenang Sobli di RSU Ryacudu.

Pembegalan terjadi di jalan raya SKB, Desa Bandar Kagungan Raya, Kecamatan Abung Selatan.

Aksi pelaku terbilang sadis: menembak seorang korban hingga meninggal dan membacok seorang korban lainnya sampai mengalami luka bacok.

Selain Safrudin, korban lainnya adalah Siti Fatimah (28) yang terluka bacok di paha kiri.

Safrudin dan Fatimah adalah kakak beradik. Dua warga Dusun Lebak Kelapa, Desa Bandar Kagungan Raya, Abung Selatan, ini hendak pergi ke Pasar Simpang Propau saat kejadian.

Halaman
123
Penulis: anung bayuardi
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved