Tanggapan Pemkab Lamteng Soal Program Pelatihan Petani oleh KEIN dan Muhammadiyah

Ini Tanggapan Pemkab Lamsel Soal Program Pelatihan Petani oleh KEIN dan Muhammadiyah

Tanggapan Pemkab Lamteng Soal Program Pelatihan Petani oleh KEIN dan Muhammadiyah
Tribunlampung/Syamsir

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMTENG - Pemkab Lampung Tengah menyambut baik program pelatihan petani yang digagas Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) dan Muhammadiyah.

Pernyataan itu disampaikan oleh Asisten II Pemkab Lamteng Usman Nahrawi, mendampingi Plt Bupati Loekman Djoyosoemarto, di sela kegiatan panen raya padi organik di Kampung Rengas, Kecamatan Bekri, Selasa (1/5/2018).'

Baca: Berangkat Naik Motor 31 Buruh Lampura Ikut Serta Aksi May Day di Lamteng

"Kita menyambut baik tadi ada rencana program sentra-sentra pelatihan petani dan agroindustri yang akan dibangun di Lampung, dan juga Lampung Tengah," terang Usman Nahrawi.

Baca: Lampung Bisa Jadi Lumbung Padi Nasional, Asalkan

Tak hanya itu, Lamteng sebagai kawasan penghasil beras tertinggi di Lampung mempunyai luas lahan 76.887 hektare persegi, dan 2.338 hektare persegi di Bekri.

Sementara Plt Asisten II Bidang Ekonomi Sekdaprov, Lampung, Taufik Hidayat menyebutkan, produksi padi Lampung saat ini sebesar 4,2 juta ton pada 2017 lalu.

"Jumlah itu lebih tinggi jika dibandingkan 4,02 juta di tahun 2016, dan peningkatan persentasenya sebesar 5 persen, serta menyumbang kontribusi nasional sebesar 5,2 persen," terang Taufik Hidayat.

Tak hanya itu, upaya terobosan peningkatan sektor pertanian di Lampung juga akan ditingkatkan dari satu kali masa tanam menjadi dua kali masa tanam setiap tahunnya.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved