Dengan Teknologi Baru Ini, Pertamina Bisa Isi BBM Lebih Cepat

Dengan NGS, proses kegiatan mulai dari mobil tangki masuk TBBM, proses pengisian, hingga keluar dari TBBM termonitor dari control room.

Dengan Teknologi Baru Ini, Pertamina Bisa Isi BBM Lebih Cepat
Istimewa
Pertamina meresmikan teknologi New Gantry System (NGS) di Terminal BBM Panjang, Bandar Lampung, Rabu, 9 Mei 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebagai wujud komitmen untuk memberikan pelayanan yang bermutu, efisien, dan efektif kepada masyarakat, Pertamina Marketing Operation Region II Sumatera Bagian Selatan meresmikan fasilitas teknologi New Gantry System (NGS) di Terminal BBM Panjang, Bandar Lampung, Rabu, 9 Mei 2018.

General Manager MOR II Sumbagsel Erwin Hiswanto mengatakan, NGS adalah sistem untuk mendukung proses distribusi dan penyaluran BBM dari TBBM yang terpadu.

Dengan NGS, proses kegiatan mulai dari mobil tangki masuk TBBM, proses pengisian, hingga keluar dari TBBM termonitor dari control room.

Saat ini TBBM Panjang memiliki enam fasilitas NGS untuk bay mobil tangki dan satu fasilitas NGS untuk bay backloading atau untuk pengisian ke kapal.

Baca: Ada Paket Pelajar di Taman Satwa Lembah Hijau

“NGS adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan sebelumnya teknologi ini juga sudah digunakan di beberapa TBBM. Di Sumbagsel, TBBM Panjang menjadi yang kedua menggunakan teknologi NGS selain TBBM Kertapati di Palembang," jelas Erwin dalam rilisnya.

Dengan teknologi NGS, kata Erwin,  proses pengisian BBM ke mobil tangki akan jauh lebih cepat, yakni dari 800 liter/menit menjadi 2.200 liter/menit.

Misalnya untuk mengisi mobil tangki dengan kapasitas 24 KL, dengan menggunakan teknologi NGS, proses pengisian hanya memerlukan waktu 11 menit, atau hemat 19 menit dari sebelumnya.

Baca: Bagikan Hand Tractor dari Kementan, Khamami: Jangan Dipindahtangankan

NGS juga memiliki beberapa keunggulan yang dapat meningkatkan efisiensi operasional Pertamina, yakni sistem sensor overfill yang mencegah terjadinya tumpahan produk BBM saat pengisian.

Selain itu, teknologi NGS juga meningkatkan implementasi aspek Health Safety Security and Environmental (HSSE) karena dilengkapi dengan sistem Vapour Recovery, di mana uap B ketika proses pengisian tidak langsung dibuang sehingga lebih ramah lingkungan.

"Dengan teknologi ini, kami yakin dapat memberikan layanan distribusi BBM yang jauh lebih baik dan lebih efektif bagi masyarakat di Sumbagsel. Penggunaan teknologi ini juga tidak melupakan efisiensi dan aspek HSSE untuk operasional perusahaan. Harapan kami adalah dengan ini dapat mendistribusikan energi secara tepat waktu dan tepat mutu," imbuhnya.

Plt Wali Kota Bandar Lampung Yusuf Kohar yang hadir dalam kesempatan tersebut mengapresiasi langkah Pertamina untuk distribusi energi yang lebih baik dan lancar ke masyarakat. Turut hadir Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung Prihantono dan Fuel Terminal Manager PT Pertamina Arnold A Pandelaki. (*)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved