Daftar 200 Mubaligh yang Dikeluarkan Kemenag Dapat Sorotan Negatif, MUI Malah Bilang Perlu!

Setelah merilis 200 nama muballig yang direkomendasikan oleh Kemenag, Jumat (18/5/2018), sejumlah pihak merespon negatif daftar nama tersebut.

Daftar 200 Mubaligh yang Dikeluarkan Kemenag Dapat Sorotan Negatif, MUI Malah Bilang Perlu!
TRIBUNNEWS.COM/ Vincentius Jyestha
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan informasi mengenai persiapan pemberangkatan jamaah haji di Gedung Kemenag RI, Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Setelah merilis 200 nama muballig yang direkomendasikan oleh Kementrian Agama (Kemenag), pada Jumat (18/5/2018), sejumlah pihak banyak merespon negatif daftar nama tersebut.

Respon tersebut banyak disampaikan sejumlah tokoh baik tokoh politik, ustaz yang masuk dalam daftar 200 nama muballig maupun yang tidak termasuk.

Baca: Ingin Jadi Mualaf, DJ Butterfly Belajar Puasa Ramadan. Meski Terbata Baca Doa Buka, Tapi Bikin Haru!

Ustaz Yusuf Mansur yang masuk dalam daftar 200 muballig pilihan Kemenag menyatakan jika dirinya tak pantas.

Ia juga mengharapkan agar terbitnya 200 nama muballig ini tidak menimbulkan kegaduhan.

Baca: Temuan Gigi, Ungkap Kematian Adolf Hitler Sebenarnya. Benarkah Meninggal di Surabaya?

Hal senada juga disampaikan Dhanil A Simajuntak yang mengganggap masih banyak ustaz lain yang harusnya dimasukkan dalam daftar dan bukan dirinya.

Dilansir Kompas.com, ramainya respon tersebut membuat Menteri Agama, Lukman Hakim menjelaskan bahwa ini bukan akreditasi apalagi standarisasi.

"Itu bukti tidak ada motif politik di sini. Sama sekali tidak ada. Kalau kami berpolitik praktis, maka tentu kami hanya akan masukan yang pengikutnya besar saja," ujar Menag, seperti dilansir dari kompas.vcm

Baca: Balas Selingkuh dengan Selingkuh, Remaja Cantik Ini Dibakar Hidup-hidup oleh Sang Kekasih. Sadis!

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin mendukung langkah Kemenag merilis daftar nama muballig tersebut.

Dikutip Tribunwow dari laman Kemenag.go.id, hal ini disampaikan KH Ma'aruf setelah bertemu dengan Lukman Hakim.

"Daftar nama mubaligh ini sangat penting agar mereka yang mengisi ceramah di rumah ibadah bukan dari mereka yang asal mubalig. Jadi saya setuju nama-nama mubalig yang akan dirilis oleh Kemenag tersebut terlebih dahulu diverifikasi oleh tim MUI," kata KH Ma'ruf Amin di Jakarta, Selasa (22/05).

Baca: Inilah 5 Pasangan Selebritis yang Memilih Hijrah Setelah Menjadi Suami Istri. Menginspirasi Banget!

KH Ma'aruf menambahkan jika ada ustaz yang tidak mau namanya ada dalam daftar tersebut bukan menjadi masalah besar.

Ketua MUI Maaruf Amin
Ketua MUI Maaruf Amin (KOMPAS.COM)

“Silahkan Kemenag membuat rilis nama mubalig, tentunya sama dengan apa yang direkomendasikan oleh MUI. Nah bagi yang tidak mau namanya dirilis dan diverifikasi oleh MUI juga ngak apa-apa," tambah KH Ma'aruf.

Baca: Menyebut Kota Manokwari dengan Sebutan Tak Sopan, Lucinta Luna Dikecam Netizen!

Kedatangan Lukman Hakim ke kantor MUI ini bertujuan untuk berkoordinasi dan meminta masukan Ketum MUI terkait nama muballig yang dirilis Kementrian Agama.

“Kami sudah membayangkan jika rilis nama mubalig ini akan dilematis karena tidak semuanya bisa diakomodir. Namun di satu sisi, kami juga harus melayani kebutuhan umat. Nah ke depan, kami ingin nama-nama yang dirilis Kemenag itu terlebih dahulu direkomendasi oleh MUI,"kata Lukman Hakim. (Tribunwow/Tiffany Marantika)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul : Kemenag Banyak Mendapat Respon Negatif Saat Rilis 200 Muballig, Ketum MUI: Daftar Muballig Penting

Editor: teguh_prasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved