Bagaimana soal Peran TNI dalam UU Terorisme yang Baru?

Peran TNI dalam UU Antiterorisme yang baru terdapat pada pasal 43 huruf I. Ada tiga ayat pada pasal tersebut.

Bagaimana soal Peran TNI dalam UU Terorisme yang Baru?
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ratusan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Malang Damai lintas umat beragama dan organisasi menyalakan lilin dalam aksi solidaritas atas teror bom di Surabaya, di depan Gereja Katedral Ijen, Kota Malang, Senin (14/5/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Peran TNI dalam UU Antiterorisme yang baru terdapat pada pasal 43 huruf I. Ada tiga ayat pada pasal tersebut.

Pada ayat pertama, TNI bisa melakukan pemberantasan terorisme. Ini merupakan tugas TNI di luar situasi perang.

Bunyi ayat itu sebetulnya kurang lebih sama dengan pasal 7 ayat 1 dan 2 UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Berikut bunyi lengkap pasal 43 huruf i.

Peran Tentara Nasional Indonesia

Pasal 431

(1) Tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme merupakan bagian dari operasi militer selain perang.

(2) Dalam mengatasi aksi terorisme sebagaimana dimaksud ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi TNI.

(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan mengatasi aksi terorisme sebagaimana dimaksud ayat (1) diatur dengan Peraturan Presiden.

Terkait dengan peran TNI, Presiden Joko Widodo di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyatakan, perpres yang dimaksud sebenarnya hanya berbicara urusan teknis. Sebab, jauh sebelum ini, keterlibatan TNI dalam pemberantasan terorisme sudah diatur dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Halaman
12
Editor: yoso
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved