Maksud Hati Nyinyir Kebijakan THR Untuk PNS, Jawaban Sri Mulyani Skakmat Fadli Zon

Loh, beliau kan anggota DPR. Wakil Ketua DPR. Menurut Sri Mulyani, DPR punya andil penting.

Maksud Hati Nyinyir Kebijakan THR Untuk PNS, Jawaban Sri Mulyani Skakmat Fadli Zon
Istinewa - Fadli Zon dan Sri Mulyani 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Baru-baru kabar gembira diterima oleh para Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjelang lebaran.

Sebab, mereka akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Meski demikian, kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan THR bagi PNS, anggota TNI/Polri dan pensiunan masih juga dikritik.

Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyebut, kebijakan THR itu bermuatan politis.

Pemerintah yang diwakili Menteri Keuangan Sri Mulyani kemudian menjelaskan bahwa pemberian THR itu sudah diatur dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di mana pengesahannya sudah disetujui DPR.

Artinya, pemberian THR itu adalah kebijakan bersama pemerintah dan DPR yang dipastikan tidak ada muatan politik.

Wakil DPR RI Fadli Zon sebelumnya mengatakan, kenaikan besaran THR tahun ini ada maksud dari pemerintah yang berkaitan dengan tahun politik.

Baca: Anak Amien Rais Sampai Nangis Cerita tentang Bapaknya

Baca: Bingung Menghitung Bayar Zakat? Ketahui Jenis-jenis Zakat dan Cara Perhitungannya

Fadli juga memandang PP 19/2018 belum mempertimbangkan undang-undang yang berlaku, dalam hal ini UU APBN 2018.

Selain itu, Fadli juga menyayangkan pemerintah yang tidak mempertimbangkan keberadaan tenaga kerja honorer dalam ketentuan THR tahun ini.

Dia menilai, mereka juga layak memeroleh THR meski status kepegawaiannya belum jelas.

Halaman
1234
Penulis: Heribertus Sulis
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved