Gelombang Tinggi, Basarnas Larang Nelayan Melaut 3 Hari ke Depan
Untuk saat ini sampai pukul 22.10 WIB, kondisi perairan Kota Agung masih terjadi gelombang dengan ketinggian antara 1-1,5 meter.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Basarnas pos Kota Agung larang pelayaran minimal tiga hari akibat gelombang tinggi di perairan Kota Agung.
Menurut Komandan Basarnas pos Kota Agung Adi Ayang Syah, hal itu sebagai antisipasi kecelakaan laut dan sesuai peringatan dari BMKG.
"Kami yakin dengan kondisi laut seperti ini belum semua nelayan berani, kalau bisa sampai benar-benar aman," ujar Adi, Selasa, 29 Mei 2018.
Baca: Saat Anaknya Diselamatkan ’Spiderman’, Ternyata Begini Kelakuan si Ayah dan Akhirnya Ditahan
Baca: 8 Penghuni Kos di Surabaya Tewas Terbakar, Termasuk 1 Bayi dan 3 Bocah
Ia mengakui gelombang sangat besar dari yang selama ini. Kepastian berapa perahu yang rusak dan tenggelam belum bisa dipastikan jumlahnya.
Saat terjadinya gelombang, perahu-perahu yang berlabuh memang saling bertabrakan. Hal itu mengakibatkan banyak perahu rusak dan pecah. Selain itu ada perahu yang menghantam dermaga.
Untuk saat ini sampai pukul 22.10 WIB, kondisi perairan Kota Agung masih terjadi gelombang dengan ketinggian antara 1-1,5 meter. Namun durasi kedatangan sudah berkurang dibanding sebelumnya. (*)