VIDEO: Sempat Jadi Primadona, Begini Nasib Perajin Cincau Hitam

Masih kata dia, 50 kg cincau bisa menjadi 100 loyang. "Ya tahun ini memang kurang peminatnya," tambahnya.

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Sempat jadi primadona setiap bulan Ramadan, tahun ini cincau hitam jarang dilirik oleh orang. Alhasil, beberapa perajin mengaku mengurangi produksinya.

Salah satunya Zulkifli (50), perajin cincau hitam di Jalan Hanoman, Jagabaya, Tanjungkarang Timur.

"Memang setiap tahun biasanya saya bisa buat 70 hingga 80 kg. sekarang hanya 50 kg," kata Zulkifli, Rabu, 30 Mei 2018.

Baca: Mengaku Lalai, Kakanwil Kemenkumham Lampung Minta Maaf

Baca: Hore, Aplikasi Video Call Berempat di WhatsApp Sudah Bisa Digunakan

Masih kata dia, 50 kg cincau bisa menjadi 100 loyang. "Ya tahun ini memang kurang peminatnya," tambahnya.

Proses pembuatan cincau hitam cukup lama, yaitu sekitar enam jam. "Kemudian 2,5 jam untuk mendinginkan," tutupnya. (*)

Penulis: Okta Kusuma Jatha
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved