Pilgub Lampung 2018

Alasan PNS Jadi Tim Sukses Calon: Iming-iming Jabatan hingga Takut Kena Non-job

PNS atau ASN menunjukkan sikap dan tindakan tidak netral dalam pilkada lantaran adanya iming-iming jabatan.

Alasan PNS Jadi Tim Sukses Calon: Iming-iming Jabatan hingga Takut Kena Non-job
Tribun Lampung/Beni Yulianto
Bawaslu Lampung mengadakan rapat koordinasi bersama pihak terkait di kantor Bawaslu, Selasa (27/3/2018). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BENI YULIANTO

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) menunjukkan sikap dan tindakan tidak netral dalam pilkada lantaran adanya iming-iming jabatan.

Selain itu, bagi mereka yang sudah memiliki jabatan, ada ancaman non-job jika tak ikut gerbong tim sukses pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Demikian terungkap dalam rapat koordinasi Badan Pengawas Pemilu Lampung dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Kamis (31/5/2018). Rakor ini membahas netralitas PNS atau ASN dalam pilkada serentak tahun 2018 di Lampung.

Dalam pilkada serentak gelombang ketiga ini, terdapat tiga agenda pilkada di Lampung. Masing-masing Pilgub Lampung, Pilkada Lampung Utara, dan Pilkada Tanggamus.

Asisten Komisioner KASN Nurhasni menjelaskan, banyak ASN tidak netral karena ancaman lepasnya jabatan mereka alias non-job. Mereka akhirnya berpihak pada calon tertentu dengan harapan tetap mendapat jatah jabatan.

"Sejak ada KASN dan Bawaslu, betul-betul ada pengawasan. Dulu, mereka (ASN) terbiasa dengan ketidaknetralan. Bisa terjadi, di mana ASN takut kehilangan jabatan," kata Nurhasni.

"Pilihannya, kalau tidak ikut, karier jadi biasa-biasa saja. Kalau ikut gerbong tim sukses, mereka biasanya dapat jatah jabatan," sambungnya.

Sekarang, ungkap Nurhasni, para ASN jangan khawatir jabatannya lepas apabila tidak memihak calon, khususnya petahana. Jika terkena kebijakan non-job, ASN bisa melapor ke KASN.

"Dengan aturan sekarang, kalau mereka non-job karena tidak berpihak, bisa melapor kepada kami. Politik jangan memengaruhi karier ASN. ASN yang non-job bisa kembali lagi (ke kursi jabatannya) dengan rekomendasi KASN," ujar Nurhasni.

Halaman
1234
Penulis: Beni Yulianto
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved