Di Sinilah Salat Tarawih Terpanjang, Digilir sejak Isya Hingga Menjelang Subuh

Di pertengahan malam, tepatnya pukul 23.00, giliran Masjid Ba 'Alawi, masjid tua nan bersejarah yang melangsungkan salat Tarawih.

Di Sinilah Salat Tarawih Terpanjang, Digilir sejak Isya Hingga Menjelang Subuh
Prelo
Ilustrasi salat-Tarawih 

Setelah itu, sekitar pukul 01.15 giliran Masjid Jami’ Tarim yang menjadi tujuan.

Selain masjid yang bersejarah, yang menjadi imam salat Tarawih di masjid ini adalah Habib Ali Masyhur bin Hafidz (saudara kandung Al Habib Umar bin Hafidz).

Imam salat Tarawih di masjid ini adalah Habib Ali Masyhur bin Hafidz (saudara kandung Al Habib Umar bin Hafidz).
Imam salat Tarawih di masjid ini adalah Habib Ali Masyhur bin Hafidz (saudara kandung Al Habib Umar bin Hafidz). (Surya)

Walaupun sudah sangat berumur, beliau tetap semangat mengimami jamaah. Hal itu membuat kami yang notabenenya berumur setengah abad lebih muda merasa sangat malu dengan semangat yang masih setengah-setengah.

Itulah secuil kisah yang bisa saya sharing tentang Ramadan dan Kota Tarim. Memang membahas keduanya tak mengenal kata habis.

Ada saja hal-hal baru nan unik yang perlu dibahas. Terlebih lagi jika itu dirasakan anak perantauan yang notabenenya haus akan sesuatu yang baru nun berbeda.

Itu akan terus tersimpan di memori ingatan mereka, terutama ketika sudah selesai dari masa perantauan.

Tertarik untuk “melancongkan” kehidupan Anda dan menikmati sensasi “penderitaan” sebagai anak perantauan. (Alfath Ardiansyah)

Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved