Didemo, Bawaslu Minta Pengunjuk Rasa Beri Bukti Indikasi Pelanggaran

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengapresiasi masyarakat yang menggelar unjuk rasa di kantor Bawaslu Lampung.

Didemo, Bawaslu Minta Pengunjuk Rasa Beri Bukti Indikasi Pelanggaran

Laporan Reporter Tribun Lampung, Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengapresiasi masyarakat yang menggelar unjuk rasa di kantor Bawaslu Lampung.

Unjuk rasa dinilai sebagai bentuk partisipasi masyarakat terhadap pemilu. Untuk itu, Bawaslu berharap massa yang berunjuk rasa memberikan bukti indikasi pelanggaran.

Baca: Terungkap Sosok dan Profesi Calon Suami Artis Vanessa Angel, Ini Dia

Baca: Kabar Gembira! 100 Ribu Guru Honorer akan Berubah Statusnya Jadi PNS, Ini Kata Mendikbud

“Kita mengapresiasi aspirasi masyarakat terkait ini, hal-hal mengenai indikasi yang disampaikan tentu Bawaslu menjadikan nya perhatian serius dan catatan terhadap laporan dana kampanye dan bila ada bukti pelanggaran terkait hal yang di indikasikan dalam tuntutan dimaksud,” kata anggota Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar.

Sebelumnya, puluhan orang  yang tergabung dalam Front Pembela Masyarakat Lampung (FPML) meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung menindak tegas dugaan pelanggaran pemilu, khususnya berkairan dengan dana kampanye pasangan calon.

Bawaslu Lampung diminta melakukan investigasi dana kampanye seluruh paslon terutama Arinal - Nunik. Sebab, masyarakat menilai anggaran kampanye paslon tersebut sudah tidak masuk akal.

Massa juga meminta, agar Bawaslu profesional dalam melakukan pengawasan dengan tidak melulu menunggu pengaduan dan bukti-bukti dari masyarakat.

"Ketika ramai diberitakan media masa terkait dugaan adanya aliran dana Rp31 miliar dari SGC untuk pembelian sarung dan jilbab, Bawaslu mengeluarkan statemen akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dilakukan paslon nomor 3 jika ada pengaduan dan bukti transfer. Ini adalah kebodohan, semestinya Bawaslu yang mengumpulkan bukti-bukti itu semua," kata Koordinator Aksi, Didi Junaidi di kantor Bawaslu Lampung, Senin 4 Juni 2018. (ben)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved