BREAKING NEWS LAMPUNG

Awalnya Pemakai, Oknum Honorer Pemkot Bandar Lampung Ini pun Jadi Pengedar Sabu

Namun, karena kondisi keuangannya semakin menurun, GR pun berpikir untuk berjualan sabu.

Awalnya Pemakai, Oknum Honorer Pemkot Bandar Lampung Ini pun Jadi Pengedar Sabu
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono (tengah) menggelar ekspose penangkapan pegawai honorer yang menjadi bandar sabu di mapolresta, Kamis, 7 Juni 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tergiur memiliki uang banyak, pegawai honorer Pemerintah Kota Bandar Lampung berinisial GR (29) nekat berjualan sabu.

Warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Pesawaran ini pun ditangkap polisi.

Kepada polisi, GR mengaku sebelumnya hanyalah seorang pengguna narkoba. "Saya tiga bulan menjadi pemakai," ungkapnya dengan lirih, Kamis, 7 Juni 2018.

Namun, karena kondisi keuangannya semakin menurun, GR pun berpikir untuk berjualan sabu. "Kalau jualan, saya baru seminggu. Saya baru belajar jadi penjual," ungkapnya.

GR mengaku selama ini bekerja sebagai pegawai honorer di Pemkot Bandar Lampung.

"Ya honor di pemkot, badan keuangan. Saya di sini ngontrak di Palapa (Tanjungkarang Pusat)," tambahnya.

Baca: Jadi Korban Lumpur di Sidoarjo, Begini Penampakan Rumah Mewah Via Vallen Sekarang

Baca: Pembeli ”Bernyanyi”, Status Honorer Pemkot Bandar Lampung Jadi Bandar Sabu pun Terungkap

GR (29), oknum pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, terciduk berkat ”nyanyian” pembelinya.

Warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Pesawaran, diciduk petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung di sebuah kontrakan di Jalan Jati Baru, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Rabu, 30 Mei 2018 sekitar pukul 05.30 WIB.

Ia menjual sabu kepada Dani Rihardy (31). Warga Jalan Imam Bonjol, Gang Swadaya, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, itu diamankan di depan Museum Lampung, Jalan ZA Pagar Alam, seusai membeli sabu, Selasa 28 Mei 2018, sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono menuturkan, penangkapan Dani merupakan hasil pantauan dari laporan masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkoba di depan Museum Lampung. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved