BREAKING NEWS LAMPUNG

Ini Alasan Oknum PNS di Diskominfo Lampung Jadi Bandar Sabu

Murbani menjelaskan, sebelum menangkap HH, polisi lebih dahulu mengamankan tiga tersangka lainnya, yakni RI, EJ dan AR.

Ini Alasan Oknum PNS di Diskominfo Lampung Jadi Bandar Sabu
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono (kiri) menggelar ekspose jaringan pengedar narkoba, Minggu, 10 Juni 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - HH (35), oknum PNS di Diskominfo Lampung, mengaku salah pergaulan. Sebelum terjun menjadi bandar sabu, ia lebih dahulu menjadi pemakai.

Bersama tiga orang lainnya, HH diamankan petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung karena terlibat dalam jaringan narkoba.

"Jadi karena pergaulan. Ia menjadi pemakai. Kemudian karena kebutuhan meningkat, pelaku sekalian menjadi pengedar," tutur Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono dalam ekspose, Minggu, 10 Juni 2018.

Baca: Drama Penangkapan Pengedar Sabu Hebohkan Warga yang Beli Takjil

Murbani menjelaskan, sebelum menangkap HH, polisi lebih dahulu mengamankan tiga tersangka lainnya, yakni RI, EJ dan AR.

Sehari-hari, kata Murbani, RI dan EJ bekerja sebagai buruh. Sedangkan AR berprofesi sebagai pedagang gorengan.

"Jadi dari RI (buruh), kemudian buruh lagi si EJ, lalu pedagang si AR. Baru kemudian PNS, HH. Jadi (penangkapan) dari bawah ke atas," sebutnya.

Di hadapan Kapolresta, HH mengaku sudah lama mengenal barang haram tersebut. "Saya sudah dua tahun ini," ujar HH.

Baca: Jadi Bandar Sabu, PNS Diskominfo Lampung Diciduk

Sebelum menjadi pengedar, HH sempat menjadi pengguna. "Awalnya pengguna. Karena kebutuhan, jadi pengedar," tandasnya.

Sementara EJ mengaku menyesal telah menggunakan dan mengedarkan narkoba. "Uang gaji jadi buruh gak cukup. Saya nyesel," tuturnya.

Satresnarkoba Polresta Bandar Lampung menangkap HH pada Rabu, 6 Juni 2018 lalu. Sebelumnya, Minggu, 3 Juni 2018, polisi menciduk RI. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved