BREAKING NEWS LAMPUNG
Detik-detik Reruntuhan Material Bangunan Menimpa 5 Anak di Kaliawi
Kekagetannya bertambah saat melihat sejumlah anak tertimpa reruntuhan material bangunan.
Penulis: Ferika Okwa Romanto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Ferika Okwa Romanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Enam warga menjadi korban longsor di Kelurahan Kaliawi, Bandar Lampung, Sabtu, 23 Juni 2018. Sebanyak empat bedeng kontrakan mengalami kerusakan dalam musibah ini.
Lima dari enam korban tersebut masih anak-anak. Mereka adalah Dimas (11), Fatir (6), Fatur (4), Alif (6), dan Farhan (5). Sedangkan satu korban lagi bernama Sartiyah (32).
Zainal (32), salah satu warga yang rumahnya jadi korban longsor, menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Saat itu, ia sedang berada di dalam rumah. Sedangkan istriya, Sartiyah (32), menyapu di teras.
“Kejadiannya begitu singkat. Tau-tau ada suara gubrak dan srotttt dari guguran genteng yang terbawa tiang teras,” terang Zainal.
Baca: Longsor Hantam 4 Bedeng di Kaliawi, 5 Anak Luka-luka
Kekagetannya bertambah saat melihat sejumlah anak tertimpa reruntuhan material bangunan.
”Saya dan beberapa teman kontrakan langsung lari keluar untuk melihat. Di situ kami melihat anak-anak sudah tertimbun reruntuhan material bangunan,” kata Zainal lagi.
Zainal melihat beberapa anak tersebut dalam kondisi mengenaskan.
“Bahkan, Fatur terlihat bagian kakinya saja dan kakaknya sudah tertimbun setengah badan. Sementara anak lainnya mengalami kondisi serupa. Istri saya terlihat menyender di tiang yang sudah miring,” sambungnya.
Baca: Soal Erupsi di Gunung Anak Krakatau, Begini Kata Pos Pantau
Dengan dibantu warga lainnya, Zainal segera mengevakuasi anak-anak tersebut dari reruntuhan bangunan. Beruntung, anak-anak itu hanya mengalami luka-luka.
Karena mengalami luka di kepala, Dimas dan Fatir segera dilarikan ke puskesmas, lalu dirujuk ke RS Urip Sumoharjo.
“Alhamdulillah anak-anak nggak apa-apa pada sejauh ini. Yang dirujuk ke rumah sakit juga sudah pulang. Paling nanti yang kena luka di area kepala diminta untuk scanning aja. Trauma sudah pasti jadi ketakutan kami pasca kejadian,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/longsor_20180623_183606.jpg)