Pilgub Lampung 2018 - Beda Lembaga, Beda Hasil Survei

Pilgub Lampung 2018 - Beda Lembaga: SMRC, Charta Politika, Rakata Institute, dan Lesla, Beda Hasil Survei

Tayang:
Editor: taryono
tribunlampung/dodi
Pilgub Lampung (ilustrasi) 

"Kita tidak akan berpengaruh, dan tetap yakin dengan kerja kita," ujarnya.

Cawagub nomor urut 2, Sutono, mengaku bersyukur atas hasil survei Lesla tersebut.

"Alhamdulillah, tapi kami tidak akan terlena dengan hasil survei itu. Karena tetap fokus kerja, konsolidasi menemui masyarakat," katanya.

Adapun tim paslon nomor 3, Arinal Djunaidi-Chusnunia belum berkomentar.

Ketua Tim Pemenangan, Tony Eka Chandra, dan LO paslon nomor urut 3, Yuhadi tidak memberi respons saat dihubungi Tribun.

Sementara Sidiq Effendi, LO paslon nomor 4 Mustafa-Ahmad Jajuli, mengaku tidak mau terjebak dengan hasil survei yang dirilis Lesla. Ia pun mempertanyakan kredibilitas lembaga tersebut.

"Kita tidak mau terjebak dengan hasil survei itu, karena bisa saja hasilnya cenderung menggiring opini publik," kata Sidiq.

Pemilih Galau

Hasil survei Lesla menunjukan angka massa mengambang yang masih cukup tinggi. Pemilih "galau" masih sangat tinggi, mencapai 75,41 persen.

Pemilih "galau" yang masih mungkin mengubah pilihannya tersebut, tersebar dalam beberapa kategori.

Kategori sangat besar kemungkinan pemilih mengubah pilihan sebesar 5,56%. Sedangkan besar kemungkinan mengubah pilihan 25,23 persen, dan kecil kemungkinan mengubah pilihan 44,62 persen.

Sedangkan kategori tidak mungkin mengalihkan dukungan 24,56 persen, dan responden tidak menjawab 0,03 persen.

"Persentase mereka yang bisa mengubah pilihannya masih menunggu atau berharap ada kiriman kerohiman, makanan, sarung, dan lainnya. Ini termasuk massa mengambang yang harus direbut oleh calon," kata Direktur Lesla, Ahmad Yulden Erwin, Jumat siang.

"Angka tersebut menunjukkan kegagalan pendidikan politik di Lampung," imbuhnya.

Ahmad menuturkan, survei dilaksanakan dengan pengumpulan data wawancara tatap muka.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Tags
survei
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved