Soal Kasus Ayam Goreng Diduga Busuk, Diskes Akan Cek Restoran Cepat Saji di MBK

Kadiskes Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan, pihaknya akan menggandeng BBPOM Bandar Lampung untuk mengecek restoran cepat saji tersebut.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunnews
Ilustrasi ayam goreng cepat saji 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung akan turun ke lapangan untuk mengecek adanya ayam goreng yang tak layak konsumsi.

Bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, diskes akan memeriksa restoran cepat saji yang menjual ayam goreng tersebut.

Ayam goreng yang diduga tak layak konsumsi itu ditemukan oleh konsumen di sebuah restoran cepat saji di Mal Boemi Kedaton (MBK), Kamis, 21 Juni 2018 sekitar pukul 15.00 WIB.

Ketika itu, Ari Oktaviansah (35) bersama keluarganya mendapatkan ayam goreng yang diduga busuk. Ia pun langsung melaporkan hal ini ke Polresta Bandar Lampung.

Baca: Bolehkah Mandi Malam? Begini Penjelasan Dokter

Kadiskes Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan, pihaknya akan menggandeng BBPOM Bandar Lampung untuk mengecek restoran cepat saji tersebut.

"Nanti kami dengan BBPOM akan turun dan menindaklanjuti," ujar Edwin, Minggu, 24 Juni 2018.

Edwin menegaskan, jika masih ditemukan ayam tidak layak konsumsi di restoran cepat saji tersebut, pihaknya akan mengambil tindakan tegas.

"Satu dua kali, kami akan beri peringatan. Kalau sudah tiga, kami akan tindak tegas," tegasnya.

Baca: BERITA FOTO: Suasana Doa Bersama Jelang Pilgub di Polda Lampung

Sementara Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel ayam goreng yang diduga busuk tersebut.

"Kami tinggal nunggu hasilnya," kata Murbani.

Meski demikian, Murbani mengaku sudah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. "Sudah saya perintahkan anggota untuk lidik, kemudian kami cek lagi," tambahnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved