Wajib Diingat, Ini 6 Imbauan Damar untuk Pemilih Perempuan

Mengimbauan pada saat jelang Pilkada yang Bersih dan Damai agar pemilih perempuan di Provinsi Lampung cerdas.

Wajib Diingat, Ini 6 Imbauan Damar untuk Pemilih Perempuan
Direktur Damar Sely Fitriani 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jelang Pilkada serentak 27 Juni 2018 para pemilih sebisa mungkin untuk bersiap dan waspada agar Pilkada berlangsung bersih, bebas dari segala bentuk kecurangan dan politik uang, serta damai, bebas dari segala bentuk kekerasan dan intimidasi.

Untuk itu, Lembaga Advokasi Perempuan DAMAR - Permampu mengimbauan pada saat jelang Pilkada yang Bersih dan Damai agar pemilih perempuan di Provinsi Lampung cerdas.

Baca: Gerah Dibilang Hamil Gara-gara Pakai Jumsuit, Ini Balasan Menohok Prilly Latuconsina

"Permampu sebagai Konsorsium 8 LSM Perempuan di Pulau Sumatera dan dampingannya yaitu Forum Komunitas Perempuan Akar Rumput (FKPAR) yang mewakili suara 24.358 perempuan maka kami menyampaikan 6 imbauan kepada seluruh pemilih terutama pemilih perempuan yang merupakan mayoritas," ungkap Direktur Damar Sely Fitriani, Selasa 26 Juni 2018.

Baca: Nama Lucinta Luna Meredup? Cari Peruntungan Lagu Baru, Begini Kondisi Penonton di Konsernya

Sely mengatakan, enam imbauan ini meliputi satu para pemilih perempuan memiliki dokumen sah untuk memilih.

"Tentunya KTP elektronik/Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat," tuturnya.

Kedua lanjutnya, tidak terlibat politik uang dalam bentuk apapun, sekecil apapun. Politik uang adalah kecurangan yang berakibat buruk kepada penegakan demokrasi, penghapusan korupsi dan kehidupan seluruh rakyat.

"Kemudian mengamati memonitor mengawasi seluruh bentuk pelanggaran, lalu mempelajari ulang seluruh track record atau rekam jejak para calon dan agenda politik mereka, sebelum memutuskan siapa akan dipilih," sebutnya.

Sely juga mengimbau para perempuan bisa memilih calon yang sesuai pilihan dan hadir di TPS.

"Jangan lupa memonitor seluruh proses terutama di hari H, agar tidak terjadi pemaksaan, baik halus atau intimidasi, kecurangan yang berhubungan dengan kertas suara, penghitungan dan berbagai bentuk kecurangan lainnya, berikan suara kepada calon perempuan atau calon yang bersih, adil dan hormat kepada perempuan," tutupnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved