Pilgub Lampung 2018

VIDEO: Arinal blak-blakan Tanggapi Hasil Pilgub Lampung

Arinal mengaku memiliki waktu cukup untuk menyusun program membangun Lampung. Karena pelantikan gubernur Lampung baru dilakukan tahun depan.

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Calon gubernur nomor urut 3 Arinal Djunaidi blak-blakan menanggapi hasil Pilgub Lampung 2018. Menurutnya, apa pun hasil pilgub merupakan kehendak Allah.

Jika pun nanti menang, ia tidak akan berlebihan. Begitu pun jika tidak terpilih, ia tidak akan menyesal.

Karena apa yang ia lakukan  berangkat dari usaha dan doa.

Dalam proses ini Arinal mengaku mengedepankan  aturan  hukum dan agama, serta keihklasan. Apa pun yang terjadi akan ia serahkan kepada Allah.

“Apa pun hasilnya, termasuk  hasil quick count, saya serahkan kepada Allah. Karena apa yang saya lakukan ini semuanya berangkat dari usaha dan doa,” kata Arinal, Rabu, 27 Juni 2018.

Baca: VIDEO: Arinal Unggul karena Kehadiran Ustaz Solmed?

”Semua hasilnya saya serahkan kepada Allah. Jika saya menang, itu kehendak Allah. Jikapun tidak, itu juga kehendak-Nya. Tidak ada yang berlebihan ataupun penyesalan,” tambahnya.

Arinal mengaku memiliki waktu cukup untuk menyusun program membangun Lampung. Karena pelantikan gubernur Lampung baru dilakukan tahun depan. 

“Saya punya program yang akan saya siapkan. Saya punya waktu cukup.  Pelantikan gubernur itu tahun depan. Saya punya pengalaman di birokrasi selama 30 tahun. Jadi ketika dilantik, saya sudah siap dan langsung bekerja,” jelasnya.

Arinal melakukan pencoblosan di TPS 13 Sepang Jaya,  Kecamatan Labuhan Ratu, Rabu, 27 Juni 2018. Arinal datang ke TPS sekitar pukul 09.00 WIB, didampingi istri Riana Sari serta dua anaknya, Isfan dan Lakesya.

Baca: Babak I, Jerman vs Korsel Imbang Tanpa Gol

Menariknya, terlihat Ustaz Solmed  mendampingi cagub yang berpasangan dengan Chusnunia Chalim ini. 

Di TPS tempat Arinal mencoblos,  pemenangnya adalah Herman HN-Sutono dengan  perolehan 262 suara. M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri berada di urutan kedua dengan 63 suara. 

Sementara Arinal hanya meraih 44 suara. Lalu disusul Mustafa-Ahmad Jajuli di urutan keempat dengan 14 suara.

Di TPS 13 terdapat 620 mata pilih, dengan rincian 304 laki-laki dan 316 perempuan. Sedangkan jumlah mata pilih yang menggunakan hak suaranya mencapai 395 orang. Suara sah sebanyak 383 dan surat tidak sah 12. (*)

Penulis: Okta Kusuma Jatha
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved