Catatan Kelam 1938 yang Terulang, Juga Kutukan yang Berlanjut pada Jerman

Bukan sekadar mengulang tragedi, tersingkirnya Jerman juga melanjutkan sebuah kutukan.

Catatan Kelam 1938 yang Terulang, Juga Kutukan yang Berlanjut pada Jerman
Penjaga gawang Jerman, Manuel Neuer (tengah), berusaha meninju bola sebelum dicocor kapten Korea Selatan, Son Heung-min (kiri), dalam pertandingan penyisihan Grup F Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Kazan, Rabu (27/6/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kegagalan timnas Jerman pada Piala Dunia 2018 mengulang sebuah sejarah kelam.

Langkah Tim Panser harus terhenti setelah tumbang 0-2 dari Korea Selatan dalam laga ketiga Grup F, Rabu (27/6/2018).

Hasil minor tersebut membuat sang juara bertahan finis sebagai juru kunci dengan raihan hanya tiga poin.

Bagi Jerman, ini menjadi kali kedua mereka tersisih di putaran pertama Piala Dunia.

Kali pertama Der Panzer mengalaminya adalah pada edisi 1938 di Perancis.

Bedanya, saat itu peserta masih berjumlah 16 tim.

Baca: Jerman Dibantai hingga Balik Kandang, Pelatih Korea Selatan Ungkap Strategi Jitu

Dengan kata lain, Jerman mengulangi tragedi 80 tahun lalu.

Kutukan Berlanjut

Bukan sekadar mengulang tragedi, tersingkirnya Jerman juga melanjutkan sebuah kutukan.

Pada dua edisi terakhir pesta sepak bola sejagat, para juara bertahan harus tersingkir saat masih di fase grup.

Italia, yang keluar sebagai kampiun pada 2006, hanya bisa melangkah sampai penyisihan grup ketika mentas dalam edisi 2010.

Sang jawara dunia 2010, Spanyol, juga mengalami derita serupa pada 2014.

(Ade Jayadireja)

Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved